CARILAH PERDAMAIAN

                                CARILAH PERDAMAIAN

jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik,carilah perdamaian dan
berusahalah mendapatkannya!” (Mazmur 34:15)
Hayati Eka Lakshmi, berasal dari Badung, Bali adalah keluarga korban bom Bali. Suaminya jadi korban ledakan bom. Dia mempertanyakan, ”Kenapa ada bom di Bali, siapa yang mau meledakkan bom di pulau yang terkenal cinta damai dan penuh solidaritas itu, serta bagaimana nasib suaminya?” Akhirnya setelah tujuh hari pencarian, Eka berhasil menemukan jenasah suaminya, Himawan, di ruang jenazah RS Sanglah, Denpasar. Tak ada yang bisa dikenali dari jasad suaminya, kecuali ciri fisik dan sisa pakaian karena suaminya anggota satuan pemadam kebakaran di bandara Ngurah Rai. Eka bersyukur tahun 2006 mendapat kesempatan bekerja sebagai guru sebuah sekolah menengah di Badung. Eka tidak ingin menyimpan dendam, justru
sebagai  guru  memberinya  kesempatan  menyebarkan  pesan  damai   dan  menolak kekerasan pada anak didik.

Mazmur  Daud  ini  berisi  pujian  kepada  Tuhan  untuk  suatu  kelepasan  ajaib  dari kesulitan besar. Kesaksiannya memberikan semangat kepada semua orang percaya yang  tertindas  untuk  percaya  bahwa  mereka  juga  dapat  mengalami  kebaikan Tuhan.  Daud  mengingatkan  agar  menjauhi  yang  jahat  dan  melakukan  yang  baik pada saat sedang mengalami ketidak-adilan. Daud juga menghimbau agar mencari perdamaian  dan  berusaha  untuk  mendapatkannya  justru  pada  saat  Daud  sedang dalam perseteruan. Daud yakin bahwa Allah yang jadi tempat perlindungannya pada saat menghadapi masalah.

Apapun yang terjadi dalam hidup umat Allah, kita harus memiliki keyakinan seperti Daud bahwa Allah akan menolong dan menjadi tempat perlindungan kita. Mungkin ada  orang-orang  di  sekitar  kita  yang  ingin  menjatuhkan  kita,  yang  ingin  berbuat hal-hal yang jahat kepada kita atau ada yang sedang berselisih dengan kita. Jangan
membalas  kejahatan  dengan  kejahatan.  Balaslah  kejahatan  dengan  kebaikan  dan usahakanlah perdamaian. Kita sudah mendapatkan banyak kebaikan dari Allah dan hidup  kita  juga  sudah  diperdamaikan  dengan  Allah  oleh  pengorbanan  Kristus  di kayu salib. Kasih dan anugerah yang besar dari Allah sudah kita dapatkan. Tugas kita adalah tetap melakukan kebaikan dan hidup berdamai dengan semua orang sebagai ungkapan syukur kita kepada Allah.(RCM)

Refleksi :
Apakah Anda sudah mencari dan mengupayakan perdamaian?