IBU: PAHLAWAN BAGI SEMUA ORANG

“Anak-anaknya bangun dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia “ (Amsal  31:28)

Komunikasi adalah penyampaian dan pemahaman pesan yang bermakna. Ketikakata ‘wanita’ menggantikan kata ‘perempuan’, hal ini dapat mengakibatkanmakna yang terkandung dalam kata perempuan kehilangan makna. Padahal,makna kata perempuan sangat dalam. Disebut perempuan karena ialah yang‘empunya’ manusia. Sekaligus seorang perempuan adalah ‘empu’, seorang yang pantas disebut sebagai pakar dalam berbagai hal.

Henry H. Heinz,  pemilik distributor makanan yang terkenal dalam surat wasiatnyamembuat pengakuan demikian: “Pada awal surat wasiat ini saya ingin bersaksibahwa Kristus adalah Juruselamat saya. Saya juga ingin bersaksi bahwa sepanjanghidup saya, baik dalam suka mau pun duka, secara ajaib saya memperoleh kekuatandari iman saya kepada Kristus. Semua ini diwariskan kepada saya oleh ibu saya,seorang perempuan yang beriman teguh, dan kepadanyalah saya persembahkan semua keberhasilan yang telah saya capai.” Demikian juga yang disampaikan Thomas Edison, penemu bola lampu listrik: “Ibu saya tidak berumur panjang, tetapi ia menanamkan pengaruh kuat sepanjang hidup saya. Didikannya tidak pernah saya lupakan. Jika bukan karena penghargaan dandukungannya, saya tidak pernah akan jadi penemu. Saya adalah anak yang ceroboh,sebaliknya Ibu adalah seorang yang selalu rapi dan teliti. Keteguhan dan kebaikannya
memberi kekuatan untuk saya tetap bertahan. Ibulah yang membentuk kepribadian saya.”

Meskipun kadangkala seorang perempuan dipandang lemah, padahal ia adalah ‘pemilik’ segala.  Ia adalah perempuan yang mempunyai hak terbesar menjadiseorang Ibu. Ia adalah seorang yang membuat seorang manusia terlahir, bertumbuh dan memiliki segalanya. (IH)
Refleksi : 
Hak terbesar bagi yang dimiliki seorang perempuan adalah menjadi Ibu.. Perempuan adalah yang ‘empunya’ (memiliki) dan juga seorang ‘empu”(ahli). Hormatilah Ibu –bapamu, merekalah pahlawan bagi dirimu