MENJADI ORANG LURUS DI ANGKATAN YANG BENGKOK

“Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang  jujur sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan “ (Mazmur 37:37)

Siapa orang paling jujur menurut Bung Karno? Jawabnya: Johannes Leimena! Ini yang dikatakan Bung Karno,  “…saat bertemu dengannya aku merasakan rangsangan indra keenam, dan bila gelombang intuisi dari hati nurani yang begitu keras seperti itu menguasai diriku, aku tidak pernah salah. Aku merasakan dia adalah seorang yang paling jujur yang pernah kutemui.”

Johannes Leimena yang akrab disapa Om Jo (1905-1977) lahir dalam keluarga guru di Ambon. Ayah dan ibunya guru SD. Leimena lulus dari sekolah kedokteran di Jakarta pada tahun 1930 dan langsung bekerja di RSCM (dulunya disebut CBZ) Jakarta. Pernah pula beliau  menjadi dokter di RS Immanuel Bandung. Ketika ia menjadi dokter di RS Bayu Asih Purwakarta, ia ditangkap oleh tentara Jepang. Setelah dibebaskan, ia
ditempatkan di RS Tangerang. Ia juga pernah menjadi direktur RS PGI Tjikini Jakarta. Keprihatinan Dr. J. Leimena atas   kurangnya   kepedulian   sosial   umat Kristen terhadap nasib bangsa merupakan hal utama yang mendorong niatnya untuk aktif pada “Gerakan Oikumene”. Pada tahun 1926, Leimena ditugaskan untuk mempersiapkan Konferensi Pemuda Kristen di  Bandung. Konferensi ini adalah perwujudan pertama Organisasi Oikumene di kalangan pemuda Kristen.  Dengan keaktifannya di Jong
Ambon, ia ikut mempersiapkan Kongres Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 yang menghasilkan SUMPAH PEMUDA.

Belum lagi proklamasi kemerdekaan Indonesia berumur setahun, Leimena diangkat menjadi menteri kesehatan. Sejak itu jalan Leimena adalah dunia politik. Dengan sistem pemerintahan saat itu, kabinet sering berganti, bahkan dua kali setahun. Hampir selalu Leimena dipilih sebagai menteri. Perdana menterinya berganti-ganti antara PNI dan Masyumi, namun Leimena tetap dipakai sebagai menteri, sehingga ada ucapan “Siapapun perdana menterinya, menterinya Leimena.” Bukan hanya sebagai menteri kesehatan dan menteri sosial, Leimena pun lima kali menjadi wakil
perdana menteri. Secara keseluruhan ia 18 kali menjadi menteri dalam rentang waktu 20 tahun. Lagi pula Leimena pernah sampai tujuh kali memegang fungsi Pejabat Presiden RI.

Apa yang membuat Leimena dipercaya baik oleh kalangan Nasionalis, Kristen,  Islam, dan Komunis? Berbagai nara sumber menyebut karakter Leimena yang menonjol ialah  sederhana, jujur, dan tenang. (IH)

Refleksi : 
Leimena, adalah sosok yang disegani oleh semua orang dan patut diteladani oleh  orang Kristen yang masih berkarya saaat ini.