TAKING OR GIVING (MENERIMA ATAU MEMBERI)

Kata Maria: Sesungguhnya aku  ini adalah hamba Tuhan;  jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu mailakat itu meninggalkan dia. (Lukas 1:38)

Natal merupakan momen yang ditunggu-tunggu, terutama bagi anak-anak. Mereka sangat senang sekali karena mereka membayangkan jika natal tiba mereka akan memperoleh hadiah natal. Natal bagi anak-anak adalah semua orang yang mencintai akan memberi dan sayalah  yang menerima. Biasanya anak-anak akan memperoleh hadiah lebih dari satu. Tradisi ini juga bisa  berlaku bukan hanya untuk anak-anak saja, banyak orang dewasa pun berpikir apakah  yang saya terima di hari natal ini dari orang – orang yang saya cintai?

Nas hari ini menyatakan jawaban Maria kepada mailakat yang berjumpa dengan dirinya.  Malaikat Tuhan saat menyampaikan kabar berita bahwa Maria akan beroleh kasih karunia di hadapan Allah akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan diberi nama Yesus. Maria tidak menyangka Tuhan mau memakai dirinya. Ketika Malaikat berkata bagi Allah tidak ada yang mustahil (ay 37), Maria menjawab: jadilah padaku menurut perkataanmu. Kata jadilah   (Bahasa asli) mengungkapkan harapan. A wish artinya keluar dari hatinya yang paling dalam. Itulah semangat Maria semangat untuk memberi. Memberi diri sebulat-bulatnya ke dalam tangan dan kehendak Tuhan. Memberi kandungannya untuk didiami dan menjadi tempat bersemayam Sang Janin Kudus. Maria sadar bahwa dirinya hamba Tuhan dan hasrat hamba sejati hanya hanya menyenangkan tuannya.

Natal adalah moment dimana kita boleh bersyukur atas kelahiran Kristus, mari kita merayakan natal tahun ini dengan semangat memberi diri, ketika gereja membutuhkan dana, tenaga, pikiran atau ketika teman/saudara membutuhkan pertolongan. Memberi bukan besar kecilnya bentuk pemberian tetapi motivasi dan ketulusan  kepada Tuhan yang telah datang untuk menyelamatkan hidup kita. Maria mau memberikan dirinya untuk dipakai oleh Allah, apakah kita juga rindu untuk dipakai oleh Tuhan? Segala yang kita miliki yaitu: waktu, tenaga, pikiran, uang dan seluruh kemampuan kita untuk kemuliaan nama Tuhan. Maria tidak memberontak terhadap Tuhan, tetapi ia dengan tulus hati dan taat menjalankan perintah Tuhan.Biarlah Natal (kado Allah bagi manusia) menyadarkan kita yang telah menerimaNya untuk tidak tinggal diam, tetapi berbuat sesuatu bagi orang lain dan untuk kemuliaan Tuhan. (RZA)
Refleksi :
 Natal sebuah moment yang tepat untuk kita memberi hadiah kepada orang yang  dicintai