TAAT KARENA IMAN

“Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya.” (Matius 1:24)

Adalah suatu tindakan yang bodoh  jika seseorang melakukan atau menurut perintah orang yang tidak dikenal dan dengan alasan yang tidak masuk akal. Seseorang lebih bisa menerima atau melakukan  tugas dari atasan atau bosnya, situasi seperti sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.  Seorang pelayan dalam melakukan tugas atau perintah diperlukan ketaatan, tanggung jawab, dan kerelaan atau ketulusan hati tanpa memikirkan keuntungan bagi dirinya sendiri.

Dalam nats hari ini dikisahkan Yusuf bangun dari tidurnya, seorang malaikat Tuhan menampakkan diri kepadaNya. Dalam ayat 20 malaikat Tuhan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” Sebuah pengalaman rohani yang tidak pernah diduga dan mungkin tidak diinginkan. Tetapi Tuhan memberikan kepercayaan yang besar untuk Yusuf tetap menikahi Maria tunangannya. Sebagai
orang yang normal ada alasan untuk Yusuf menceraikan calon isterinya karena Maria sudah mengandung. Yusuf dengan ketaatan dalam iman ia berani mengambil keputusan untuk mengambil Maria sebagai isterinya. Sebuah keputusan yang berani dan siap dengan berbagai macam cemooh, hinaan dari orang-orang di sekitarnya. Yusuf taat akan perintah Tuhan dengan menikahi Maria tetapi ia tidak bersetubuh dengan Maria sampai ia melahirkan Yesus.

Sebagai umat yang merayakan natal, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bertindak seperti Yusuf. Ia mau taat kepada perintah Tuhan, ia tidak memberikan argumentasi dalam melakukan perintah Tuhan. Dengan berbagai pilihan hidup, kita diberikan banyak kepercayaan dalam tugas dan tanggung jawab. Adakah sikap keragu-raguan jika Tuhan memerintah kita untuk melakukan suatu tindakan yang mungkin tidak masuk akal? Tindakan yang akan berdampak besar bagi orang lain. Keberanian melangkah dalam ketaatan  iman kepada Tuhan sangatlah penting dan bukti bagi umat yang mengasihi Tuhan. (RZA)
Refleksi :
Belajar menurut perintah Tuhan adalah wujud iman.