MENYAMBUT SANG MESIAS

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. (Matius 2:10-11)

Natal di bulan Desember bukan hanya dirayakan oleh umat Kristen, banyak mall, kantor – kantor atau instansi pemerintah dan swasta  merayakan natal dengan menghiasi atau mendekorasi ruangan dengan pernak- pernik hiasan natal. Bagi umat Kristiani Perayaan Natal  bukan hanya sekedar mendekorasi rumah atau ruangannya dengan hiasan natal tetapi merupakan moment yang penting karena Kristus telah lahir ke dunia untuk manusia berdosa. 

Dalam perikop ini, kita dapat belajar dari sikap orang Majus yang mendengar kabar tentang kelahiran Sang Mesias  yaitu Yesus. Mereka datang dari tempat yang jauh untuk mencari Yesus dengan tujuan yang jelas yaitu mempersembahkan  hadiah yang terbaik. Mereka masuk ke dalam rumah dan mempersembahkan persembahan berupa emas, kemenyan dan mur. Sebuah bentuk penghormatan dan penyembahan
kepada Sang Mesias yang lahir ke dunia. Sikap orang majus ini menunjukkan bahwa kelahiran Mesias adalah peristiwa yang sangat penting bagi kehidupan manusia, maka Mesias Sang penyelamat layak untuk menerima sujud sembah.

Tepat pada hari ini setiap umat kristiani merayakan hari kelahiran Yesus Kristus dan dunia pun mengakui akan kedatangan Tuhan ke dalam dunia. Bagaimana dengan kita hari ini, apakah kita menyambut Kristus dengan hati yang penuh hormat dan penyembahan kepada-Nya dengan memberikan persembahan terbaik yang kita miliki? Seperti halnya orang majus memberi yang terbaik dan berharga. Tidak ada alasan,  untuk kita tidak memberikan yang terbaik kepada Tuhan yang telah rela datang ke dunia untuk membawa pembaharuan bagi setiap orang yang menyambutNya. (RZA)
Refleksi :
Sambutlah kelahiranNya dengan persembahan yang terbaik.