SATU LANGKAH LEBIH MAJU

“Segera sesudah kaki para imam pengangkat tabut TUHAN, Tuhan semesta bumi, berhenti di dalam air sungai Yordan, maka air sungai Yordan itu akan terputus; air yang turun dari hulu akan berhenti mengalir menjadi bendungan.” (Yosua 3:13)

Tidak ada perjuangan yang mudah. Selalu ada tantangan dan resiko dalam setiap keputusan. Namun resiko seburuk apapun tidak boleh mencegah kita untuk melangkah. Saat bangsa Israel akan memasuki Tanah Perjanjian, ada satu masalah serius yang menghalangi mereka yakni Sungai Yordan. Sungai Yordan merupakan sungai yang dalam dan berbahaya pada masa itu. Sungai itu berair deras dan sangat lebar. Tidak mungkin membawa 2 juta orang melewatinya tanpa bencana. Ditengah pergumulan seperti ini, Tuhan memberitahu kepada Yosua untuk berani menyeberanginya membawa Tabut Tuhan dengan jaminan bahwa Tuhan sendiri akan bertindak membendung sungai itu. Saat Yosua dengan taat dan berani melangkah, ”maka berhentilah air itu mengalir…lalu menyeberanglah bangsa itu, ddi tentangan Yerikho” (Yosua 3:16).

Mujizat terjadi saat Yosua berani melangkah. Yosua bisa saja tidak mempedulikan jaminan Tuhan. Ia memiliki 1001 alasan untuk tidak melangkah. Masa itu musim menuai, air Yordan biasanya meluap begitu besar pada musim itu. Bagaimana mungkin sungai dengan debit air sebesar itu tiba-tiba terbendung? Resikonya terlalu besar, namun Yosua tetap melangkah karena dia tahu Tuhanlah penjaminnya. Apa yang terjadi jika Yosua tidak melangkah? Mereka tidak akan pernah menduduki Tanah Perjanjian.

Tahun 2016 sudah didepan mata, Tuhan memberi jaminan bagi kita untuk melangkah dengan berani. Jangan patah arang. Masalah akan selalu ada, tantangan akan selalu menghalangi. Berinovasilah, hadapi tantangan dengan ide kreatif dan cemerlang, kembangkan potensi diri. Karena bagi yang berani bertindak satu langkah lebih maju Tuhan memberikan garansi ”karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang-Amsal 23:18” (AL)

Refleksi :

Orang yang tidak berani melangkah akan selalu kalah dan menjadi pecundang.