KEMAJUAN HIDUP

“ Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang.” (1 Timotius 4:15)

Hidup manusia yang normal mengalami pertumbuhan secara fisik. Pertumbuhan secara fisik seharusnya dibarengi dengan pertumbuhan secara intelektual, mental, spiritual dan yang lainnya. Selalu ada rintangan atau hambatan dalam proses pertumbuhan. Perlu perhatian dan pemeliharaan supaya pertumbuhan itu dapat terus berjalan dengan baik.

Nas hari ini merupakan surat pastoral dari Paulus kepada Timotius. Timotius berada dalam bimbingan Paulus dan mengalami pertumbuhan iman yang baik sebagai seorang pelayan. Seorang pelayan seperti Timotius harus dapat mengatasi segala sesuatu yang berpotensi untuk menyulitkan, mencemarkan, menghalangi, bahkan menggagalkan pelayanan yang dilakukannya. Untuk itu, ketekunan menjadi kata kunci yang harus Timotius cermati dan perhatikan. Ia tidak boleh membiarkan umurnya menjadi perintang bagi dirinya atau batu sandungan bagi orang lain. Karena itu, ia perlu menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, dan kesuciannya. Timotius juga diminta untuk tetap bertekun dalam pembacaan dan pengajaran nas-nas Kitab Suci di antara jemaatnya, tidak lalai dalam mempergunakan karunia yang Tuhan berikan padanya, dan sungguh-sungguh membiarkan hidupnya dikuasai oleh hal-hal yang baik tersebut, sehingga kemajuannya nyata bagi orang-orang di sekitarnya. Timotius juga harus mengawasi dirinya sendiri dan ajarannya. Kesemuanya itu harus dilakukannya dalam ketekunan. Singkatnya, Timotius harus memperhatikan semua aspek di dalam kehidupannya.

Jika kita ingin jadi orang yang dipakai oleh Tuhan maka kita pun harus mau memperhatikan kehidupan kita dan bertumbuh serta menjadi berkat bagi sesama. Pertumbuhan memerlukan disiplin hidup dan melatih diri sehingga orang lain dapat melihat kemajuan hidup kita. Apapun yang saat ini Tuhan percayakan kepada kita, baik sebagai tenaga pendidik, tenaga kependidikan, ataupun sebagai mahasiswa, mulailah dengan setia pada hal kecil, dan jangan berhenti. Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian kita. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga pekerjaannya menjadi karya besar dan menjadi berkat bagi banyak orang. (RCM)
Refleksi :
Kemajuan hidup diperoleh melalui sebuah perjuangan yang panjang