AUTOKRITIK ATAU EVALUASI DIRI ORANG KRISTEN

“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu, hidup, jangan seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif” (Efesus  5:15)

Salah satu upaya terbaik untuk memperbaiki diri dan menjadikan diri sebagai insan yang lebih baik di mata Tuhan adalah dengan memperhatikan hidup dengan saksama yang dapat dipahami sebagai suatu bentuk autokritik atau evaluasi terhadap hidup yang telah atau sedang dijalani, sehingga dapat memperbaiki diri dan menjalani hidup yang akan datang seturut dengan kehendak-Nya. Renungkanlah apakah kita sudah mempunyai tujuan hidup yang benar. Selidikilah bagaimana kita hidup dan berkehidupan baik  di hadapan Allah, di dalam keluarga,
di kampus, maupun di tengah masyarakat. Perhatikan pula bagaimana cara-cara kita memelihara kesehatan, mengelola keuangan, bekerja, berkarya, atau menjalankan usaha. Melalui autokritik atau evaluasi diri dapat diketahui keadaan kita pada saat ini serta perjalanan hidup yang telah dilalui.
Rasul Paulus menjelaskan bagaimana hidup orang percaya harus berhati-hati dalam bertindak. Jemaat Efesus diingatkan untuk tidak bertindak seperti orang bebal tetapi bertindak seperti orang arif. Menjadi seorang yang arif tidak berarti menjauhkan diri dari pergaulan dengan masyarakat. Yang mesti ditentang adalah perilaku yang buruk atau yang bebal. Umat Tuhan diperintahkan untuk bercahaya di tengah-tengah
kegelapan.

Di bagian mana sudah baik serta di bagian mana dan dalam hal apa masih kurang baik, atau adakah yang tidak baik. Apa yang harus dipertahankan, dan apa yang harus kita hilangkan? Dengan demikian, kita dapat mengetahui hal-hal apa yang perlu diperkukuh, diperbaiki, ataupun diperbaharui pada masa yang akan datang. Autokritik atau evaluasi diri harus dilakukan secara kontinu dan berkelanjutan sehingga dapat sampai kepada  perbaikan dan pembaruan  diri ke arah yang lebih baik. Hal itu sangat penting untuk menghadapi tantangan global serta kita dapat meraih peluang dengan cemerlang sesuai dengan rancangan Allah. (RTM)
Refleksi:
Salah satu upaya yang terbaik untuk diri kita ialah autokritik, yaitu membangun kritik untuk memperbaiki diri.