DENGAN PIMPINAN ROH KUDUS

Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia.
(Kisah para Rasul 16: 6)

Dari suatu kisah disebutkan bahwa di antara para pelaut kuno, suku Viking tergolong ulung dan pemberani. Dengan sampan mungil, mereka mengarungi Samudera Atlantik Utara dan berlayar ke tempat yang jauh. Diduga, berabad-abad sebelum Columbus mengelilingi benua Amerika, mereka telah menjelajahi lautan menuju benua Amerika. Columbus sudah memiliki kompas sebagai penunjuk arah. Tapi apa yang digunakan bangsa Viking ini sebagai penunjuk arah? Menurut legenda yang ada, mereka menggunakan burung gagak. Saat kehilangan arah, mereka melepas burung gagak ini ke udara. Burung gagak itu secara naluriah akan
mengarah ke daratan sehingga para pelaut tinggal mengikutinya.

Awalnya Paulus, Timotius, dan Silas berencana memberitakan injil ke Asia, tetapi Roh Kudus mencegah mereka (Kisah Para Rasul 16 ayat 6). Di titik itu pun mereka masih belum tahu tujuan selanjutnya. Mereka hanya berjalan sampai tiba di Misia, hendak masuk ke daerah Bitinia. Dan sekali lagi Roh Kudus tidak mengizinkan mereka untuk masuk kesana. Mereka berhenti di Troas, sambil menunggu petunjuk Tuhan. Dalam sebuah penglihatan, mereka tahu bahwa Tuhan memanggil mereka untuk
memberitakan Injil di Makedonia (ayat 10).

Dalam pelayaran hidup terkadang kita kehilangan arah dan tidak tahu lagi kemana akan melangkah. Sama halnya ketika seseorang dipercaya menjadi seorang pemimpin,  ada kalanya seorang pemimpin seperti seorang nahkoda yang kehilangan arah dan tidak tahu lagi akan diarahkan kemana kapalnya. Yang bisa dilakukan seorang yang kehilangan arah adalah meminta pertolongan dan pimpinan Roh Kudus. Roh Kudus
akan membantu memberikan petunjuk dan mengarahkan kemana sebaiknya kita harus melangkah. Ketika Roh Kudus mencegah perjalanan kita dibutuhkan kepekaan untuk mengerti kehendak-Nya. Seorang pemimpin perlu mendengar pimpinan dan tuntunan Roh Kudus dalam setiap langkahnya supaya pemimpin tersebut tidak salah melangkah. Tuhan melalui Roh Kudus akan menunjukkan arah. Kita harus
mengandalkan Roh Kudus sebagai penunjuk arah hidup dan taat pada pimpinan Tuhan tidak pernah salah. (CSB)
Refleksi :
Saat kita kehilangan arah, mintalah pimpinan Roh Kudus. Ikuti petunjuk-Nya, Ia akan menunjukkan arah yang tepat.