TITIK BUTA

TITIK BUTA
“Jika kita mengaku dosa kita, maka IA adalah setia dan adil, sehingga IA akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”(I Yohanes 1:9)

Titik Buta (blind spot)mungkin sangat familiar bagi mereka yang sedang belajar mengemudikan mobil. Titik buta didefinisikan sebagai daerah yang tidak bisa dijangkau oleh penglihatan kita pada saat-saat tertentu. Oleh karena itu seorang yang mengemudikan mobil tidak cukup hanya dilihat ke kaca spion tapi ia juga perlu menengokkan kepala ke arah dimana ia akan berbelok untuk menghindari tabrakan kalau ada kendaraan lain di daerah blind spotdari mata kita. Dalam kehidupan kekristenan kita, mungkin saja ada blind spotyang hampir-hampir tidak terlihat oleh orang lain bahkan tidak disadari oleh kita. Ketika kita mengabaikan blind spotkehidupan rohani kita, maka tabrakan atau kegagalan dalam ujian kehidupan mungkin sekali terjadi.

Daud adalah raja Israel yang berkenan dimata Tuhan, namun jika kita membaca dengan teliti, maka kita akan menemukan blind spotdari Daud. Blind Spotbesar Daud adalah perzinahannya dengan Batsyeba. Daud ditegur oleh nabi Natan setelah anak hasil perzinahannya dengan Batsyeba lahir. Usia kelahiran bayi diperkirakan sekitar 38-40 minggu (II Samuel 12:15; II Samuel 24:8). Selama periode tersebut, Daud tidak sadar akan dosanya dan tidak bertobat hingga nabi Natan datang memberikan ganjaran Tuhan atas Daud. Ini merupakan blind spot terbesar Daud.
Daud yang dijuluki ‘a man after God’s own heart’ ternyata bisa mempunyai blind spot besar selama berbulan-bulan, bagaimana dengan kita? Mungkin saat ini kita memiliki blind spot-blind spot dalam hidup yang kita sembunyikan dengan baik dan tidak ada seorangpun mengetahuinya, namun ingatlah bahwa Allah mengetahuinya.

Sangat mungkin bagi kita untuk memerintahkan otak kita mengabaikan dosa yang kita anggap biasa karena orang dunia juga menganggapnya sebagai hal yang lumrah. Hari ini bukanlah suatu kebetulan jika kita membaca renungan ini. Tuhan sedang menyadarkan kita untuk melihat blind spot hidup rohani kita dan mau meninggalkan serta berbalik kepada Tuhan. Jangan abaikan dosa yang Anda lakukan karena akan berakhir dengan tabrakan/kehancuran. Berdoalah agar Tuhan menyingkapkan blind
spot Anda dan bertobatlah. (YG)

Refleksi :
Milikilah kepekaan akan blind spot kehidupan rohani Anda, maka anda akan terhindar dari kegagalan dan kehancuran.