TETAP SETIA

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar
(Lukas 16:10a)

 

Film Hachi – A Dog’s Tale adalah sebuah film drama Amerika 2009 yang disadur ulang dari film Jepang produksi 1987.  Seekor anjing setia Hachiko adalah sebuah kisah nyata yang terjadi pada 1924 di Jepang. Hachiko, anjing ras Akita, oleh tuannya Ueno Hidesa-buro dibawa pindah ke Tokyo. Ueno adalah profesor jurusan ilmu pertanian di Universitas Tokyo. Setiap pagi Hachiko selalu berada di depan pintu rumah mengantar keberangkatan Ueno ke kantor, dan senja harinya ia berlari ke Stasiun KA Shibuya menyambut kedatangan tuannya dari kantor. Pada suatu malam, Ueno tahu-tahu tidak pulang seperti biasanya, ia mendadak terserang stroke di universitas dan tidak tertolong lagi. Sejak itu ia tak pernah kembali ke stasiun kereta api di mana temannya si Hachiko tetap setia menunggu.

Salah satu karakter yang tidak mudah ditemukan dalam diri manusia adalah kesetiaannya.  Jarang sekali orang mau setia ketika apa yang diharapkan tidak seperti kenyataan.  Begitu juga dalam pengiringan kita kepada Tuhan, seringkali kita tidak setia.  Hati kita mudah berubah.  Tidak sedikit yang awal mulanya begitu setia melayani Tuhan, namun seiring berjalannya waktu, kesetiaan itu mulai luntur.  Terbentur masalah, kita tidak lagi setia melayani Tuhan.  Sepertinya kesetiaan kita keapda Tuhan tergantung ‘mood’.  Ketika hati lagi galau kita tidak lagi bersemangat;  di kala hati lagi senang kita menggebu-gebu untuk Tuhan. 

Kesetiaan ada korelasinya dengan tanggung jawab kita kepada siapa kita harus setia. Kesetiaan kita kepada Tuhan dibuktikan oleh jalan-jalan hidup kita di hadapan Tuhan. Kalau kita setia kepada Tuhan kita akan dipercaya oleh Tuhan walaupun harus diawali dari perkara-perkara kecil terlebih dahulu.  Tuhan akan menilai seberapa setia kita mengerjakan tugas dan tanggung jawab yang ada.  “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar.”  (Lukas 16:10a).  Dan kalau kita setia dalam perkara kecil, Tuhan “…akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.”  (Matius 25:23a).  Kesetiaan juga tidak dapat dipisahkan dari ketekunan dan kesabaran.  Tanpa kesetiaan mustahil bagi kita untuk meraih janji-janji Tuhan!(YG)

 

Refleksi :

Kerjakanlah bagian kita dengan setia dan lihatlah Tuhan akan mengerjakan bagian-Nya dengan sempurna.