WORK WITH HEART

“Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus”

(Efesus 6:5)

 Rasul Paulus menasehati jemaat di Efesus agar mereka bekerja dengan tulus hati, sama seperti ketaatan kepada Kristus. Dikatakan bahwa kita adalah hamba-hamba Kristus, jadi otomatis kerja kita bukan hanya kepada manusia yang kelihatan. Perbedaan yang nyata akan  terlihat ketika kita bekerja untuk di puji manusia atau bekerja untuk Kristus. Perbedaan itu nampak pada waktu yang digunakan, hasil yang didapat, manfaat yang dinikmati serta suasana hati teman sekerja.

Sebagai orang percaya seharusnya kita berfokus pada tugas dan tanggung jawab agar memberikan hasil maksimal, sebab tugas atau pekerjaan yang kita lakukan bukan hanya untuk atasan kita semata tapi kepada Kristus Yesus, oleh karena itu bekerjalah dengan hati. Hasil kerja yang dilakukan dengan hati, sangat berbeda dengan pekerja yang bekerja tanpa hati. Kita akan cepat lelah, stamina menurun, kreatifitas merosot dan energi terkuras, bila kita berpikir bahwa bekerja adalah urusan memeras otak, banting tulang, dan memeras keringat.

Bekerja dengan hati tidak menuntut pujian, tapi bagaimana memberi yang terbaik bagi tuan kita sama seperti kepada Kristus. Tidak ada kata tidak untuk setiap kerja dan mengeluh karena fasilitas pendukung yang minim, sebab tugas yang sedang kita kerjakan itu bukan untuk menyenangkan hati orang, tapi Tuhan.  Janganlah melihat jenis dan bobot pekerjaan kita, tapi lihatlah semua pekerjaan ringan, sederhana, berat dan sulit, kita kerjakan dengan semangat dan sepenuh hati, karena kita bekerja untuk Kristus.

Bagaimanakah dengan kita, apa dan siapa yang menjadi fokus pekerjaan kita? Di mana hati kita ketika bekerja? Masihkah kita mengorbankan orang lain untuk meraih keuntungan pribadi? Masihkan kita mengorbankan kebenaran demi popularitas? Masihkan kita bekerja seadanya dan sembarangan tanpa tanggung jawab? (YG)

 

 

Refleksi :

Apapun yang kamu perbuat, perbuatlah seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.