HIDUP BERBEDA

Jumat, 25 Juli 2014

HIDUP BERBEDA

Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang  sia-sia.

(Efesus 4:17)

Pada waktu manusia menghadapi masalah dalam hidupnya, tentu respon yang pertama adalah kesal, mengeluh dan marah kepada diri sendiri atau orang lain. Pernahkah kita berpikir bahwa masalah itu adalah hal baik bagi siapapun dan berguna dalam menolong hidup manusia semakin lebih baik. Sikap hidup yang seperti ini adalah salah satu perbedaan orang yang sudah mengenal Allah, mengapa demikian? Karena ia sadar dan mengerti bahwa ia adalah manusia baru.

Paulus menasihati orang-orang Efesus yang telah menjadi Kristen tetapi sedikit yang menjalankan kekristenannya, bahkan masih banyak yang melakukan kejahatan (hidup lama). Paulus mengingatkan bahwa kendala yang selalu muncul dan menjadi penghambat bagi pertumbuhan tubuh Kristus adalah masih adanya “tabiat hidup lama” dalam kehidupan jemaat Tuhan. Hal ini yang menjadi kendala dalam pertumbuhan iman orang Kristen. Sebagai orang yang sudah mengenal Tuhan seharusnya menyadari bahwa mereka telah menjadi anggota tubuh Kristus, sehingga mereka tidak boleh memakai cara berpikir dan perilaku orang yang tidak mengenal Allah. Frase “Sebab itu” memberikan ketegaskan bahwa mereka yang telah berada di dalam Kristus tidak sepatutnya hidup sama seperti orang yang berada di luar Kristus. Apa alasannya? Paulus menjelaskan bahwa mereka yang berada di luar Kristus hidup menuruti hawa nafsu dan segala macam kecemaran; sehingga mereka cenderung hanya mengikuti nafsunya. Tentunya tidak demikian bagi yang sudah mengenal Tuhan.

Sebagai warga kampus yang sudah mengenal Allah maka hidupnya akan seperti Kristus. Ia sadar tidak akan membiarkan tabiat lama menghambat pertumbuhan rohani dan ia memiliki kemauan untuk meninggalkan tabiat lama. Sikap dan cara hidup orang yang mengenal Allah akan berbeda dengan orang-orang yang tidak mengenal Allah. (RAP)

Refleksi : Sudahkah, kita menanggalkan tabiat lama dengan hidup dalam Kristus dan dipimpin oleh Roh Kudus.