SIAPA TAKUT!

“Silahkan kamu putuskan sendiri manakah yang benar dihadapan Allah : taat kepada kamu atau kepada Allah.

(Kisah para rasul 4:19)

 

Bangsa Indonesia mengalami revolusi pemimpin, perubahan demi perubahan terjadi. Masa kebangkitan bagi para pemimpin muda yang memiliki integritas dalam menjalankan tugas pengabdian terhadap masyarakat. Ahok adalah salah satu sosok pemimpin muda di Indonesia yang tidak takut dengan siapapun. Ia dengan berani melawan orang-orang yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ahok berani bertaruh melawan koruptor dan pemakan pajak rakyat. Ahok bukan hanya berani terhadap orang-orang yang menyalahgunakan kekuasaan, bahkan ia siap mati demi membela kebenaran atau siap dipecat dan dimusuhi anggota DPRD DKI demi Jakarta menjadi lebih baik.

 

Petrus dengan berani menantang para pemimpin Yahudi dan para ahli taurat untuk taat kepada Allah atau kepada mereka. Pada waktu itu Petrus dan Yohanes memberitakan bahwa dalam Yesus ada kebangkitan orang dari antara orang mati. Mereka dituduh menyembuhkan orang lumpuh dengan kuasa Iblis. Para pemimpin Yahudi dan para imam berusaha memenjarakan mereka tetapi tidak ada alasan yang dapat memenjarakan. Mereka hanya mengancam dan melarang keras mengajar dalam nama Yesus. Petrus dan Yohanes tidak terganggu dengan ancaman. Mereka berdoa agar Tuhan  memberikan keberanian memberitakan firman Tuhan, memberikan kuasaNya untuk menyembuhkan orang dan tanda mujizat dalam nama Yesus.

 

Seperti kita ketahui bahwa orang yang dipenuhi dengan Roh Kudus akan memiliki keberanian dalam menyaksikan siapa Yesus Kristus. Orang yang dipenuhi Roh Kudus akan senantiasa mengandalkan Tuhan dan selalu siap menghadapi berbagai tantangan. Lalu sampai mana keberanian yang kita miliki untuk tidak takut dengan berbagai macam pihak (orang-orang yang tidak berjalan sesuai dengan aturan) Sumber keberanian tentunya datang dari Tuhan yang memampukan kita untuk menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan. Bersiaplah menghadapi berbagai macam tantangan ketika kita berani menyatakan iman kepada Kristus  dalam tugas panggilan kita. (RZA)

 

Refleksi :

Nyatakanlah Kristus dalam hidup sebagai pernyataan iman.