TUHAN MENGASIHIMU BUKAN KESUKSESANMU

“Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kau lakukan dan dalam segala yang kau tuju”

(1Raja-Raja 2:3)

 

Setelah raja Daud wafat, Salomo menggantikannya menjadi raja atas Israel. Suatu malam Tuhan menampakkan diri kepada Salomo dan mengundang Salomo untuk mengajukan suatu permintaan. Tuhan memandang bahwa permintaan Salomo baik adanya dan mengabulkannya. Kita semua tahu bahwa di akhir hidup Salomo, dia telah menikah dengan banyak wanita asing yang menyembah allah asing dan Salomo pun telah menyimpang dari jalan Tuhan. Bila kita renungkan, kita akan menyesali kehidupan Salomo.

Kesuksesan Salomo dalam hidupnya mungkin tidak ada yang menandingi. Alkitab mencatat di 1 Raja-Raja 3:13 “..baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.” Tapi kesuksesan itu sebenarnya tidak ada artinya jika karena kesuksesan itu akhirnya hidup Salomo menyimpang dari jalan Tuhan, bukan?

Tuhan ingin agar kita yang berdosa ini bisa memperoleh hidup kekal.

Apa yang Tuhan berikan kepada kita untuk dikelola, akan menunjukan kesuksesan dalam hidup kita, apabila kita berhasil mengelolanya dengan baik.

Tapi dibalik pemberian itu, ada hal yang lebih penting, yaitu pengampunan dosa dan pengharapan akan hidup yang kekal.

Pesan Daud kepada Salomo sebelum dia wafat sangatlah tepat. Memang Salomo diberi sebuah kerajaan yang berlimpah untuk dia kelola agar menjadi baik, tapi Daud menekankan pesan kepada Salomo “Lakukan kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan Allahmu” Jangan sampai hidupmu menyimpang dari jalan Tuhan!

Kita mungkin diberi kesempatan menjadi pemimpin di lingkungan kita oleh Tuhan. Tapi dalam melakukan kewajiban kita, jangan sampai kita menyimpang dari jalanNya. (AS)

 

Refleksi :

“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Yosua 1:8)