KEPEDULIAN YANG DILANDASI BELAS KASIHAN

“Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.  Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.” (Matius 6:35-36)

 Gembala adalah seseorang yang mengurus, menjaga, memelihara ternak.  Gembala domba merupakan suatu pekerjaan yang amat mulia dikalangan kaum Yahudi.  Pekerjaan penggembalaan dilakukan baik oleh pria maupun wanita.  Pekerjaan gembala adalah pekerjaan yang paling berat dan berbahaya. Ia diperlengkapi dengan mantel kulit domba, kantong, ali-ali dan kait.  Kawanan domba dibawanya ke padang rumput hijau di pagi hari, dan menjelang malam dikembalikan ke kandangnya.

 “Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan”.  Hal yang dapat dipelajari dari sikap Tuhan Yesus kepada orang banyak adalah kepedulian yang dilandasi oleh belas kasihan. Sikap Yesus sepadan dengan yang pernah diucapkannya: ”Akulah gembala yang baik.  Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”.  Sikap peduli seperti ini,

tidak boleh dilupakan oleh kita, apalagi seorang pemimpin.  Pemimpin harus memiliki kepedulian kepada yang dipimpin (orang banyak), bukan mentang-mentang menduduki kedudukan tinggi, jangan merasa paling hebat, jangan merasa paling berkuasa.  Sikap peduli, harus didasari oleh hati yang belas kasihan, karena mereka butuh arahan, mereka butuh bimbingan, mereka butuh pelayanan, mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

Dalam kehidupan sekitar kita, sering kita jumpai hal serupa, rumah tangga tercerai berai, anak-anak tanpa bimbingan orang tua, remaja terseret pergaulan negatif, orang tua kehilangan harapan.  Karena itu diperlukan gembala, pemimpin yang berbelas kasihan, yang menuntun ke padang rumput hijau, yang menyegarkan jiwa domba-dombanya. (TMZ)

 Refleksi : Tuhan Yesus, tolong aku untuk peduli terhadap sesama, seperti Engkau mengasihi mereka.  Jadikanlah  aku gembala yang baik, yang menuntun mereka kepada-Mu.