TAHUN KEMENANGAN 2017

“…tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. (Amsal 23:17-18)

Di penghujung tahun seperti ini biasanya optimisme baru terbangun, meskipun bagi yang telah bertambah usia menjadi semakin ragu untuk menjadi bagian dari optimisme tersebut. Ini ibarat seorang anak remaja yang berdiri di tepian gunung atau dataran tinggi dan melihat lepas ke bawah begitu luas, begitu menakjubkan dan begitu banyak hal yang terlihat, seperti mimpi-mimpi yang belum tercapai dalam kehidupannya. Setiap awal tahun jiwanya membara untuk mencapai hal-hal yang menjadi impian dan belum dicapainya. Namun ketika usia terus merambat dewasa dan menjadi tua, tiba-tiba seseorang merasa seperti berdiri di dalam kabut dengan jarak pandang hanya 5-10 meter ke depan. Seolah-olah pengalaman mengajarkan bahwa kegagalan demi kegagalan tahun-tahun sebelumnya membuat dirinya dipaksa untuk hidup lebih realistis dan yang terburuk menjadi sangat pesimis bahwa tahun-tahun ke depan akan membaik.

Ayat di atas sangat tepat menjadi perenungan kita di akhir tahun ini. Ayat itu seolah-olah menjawab keraguan orang-orang yang menjadi tua dan belum mencapai harapan-harapannya, seperti dikatakan, “…masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.” Dan syaratnya adalah, “…tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa.” Jika dibaca dalam pengertian lain pada bagian terakhir hampir sama dengan kata berserahlah, atau tetaplah berharap, atau selalu berpikirlah positif, atau yang paling aktual dalam kehidupan ini adalah tetaplah berusaha.

Memasuki tahun 2017 ini kita bisa belajar dari kisah hidup Kolonel Sanders, pendiri perusahaan waralaba ayam goreng yang sangat sukses saat ini. Ia pensiun sebagai Angkatan Darat Amerika, dan hidupnya pas-pasan mengandalkan tunjangan di hari tuanya. Anda tahu apa yang dilakukannya ketika kekelaman menyelimutinya? Ketika uang tunjangannya mulai menipis? ia menciptakan resep ayam goreng yang kemudian ditawarkannya. Usianya pada saat itu sudah 65 tahun, tidak lagi muda. Dan selama kurang lebih 2 tahun ia berkelana ke seluruh Amerika, tidur di dalam mobil tuanya menawarkan resepnya ke semua restoran dan harus menghadapi 1008 kali penolakan. Jangankan 1008 penolakan, 10 kali penolakan rasanya sudah ingin mati saja bukan? Dan ternyata di penawaran ke 1009 iya akhirnya memenangkan pertandingan tersebut. Resepnya dimodali sebuah perusahaan dan sampai saat ini KFC nama perusahaannyamemiliki kurang lebih 18000 outlet yang tersebar di 120 negara dengan penghasilan 15 miliar dollar Amerika setiap tahunnya.(AT)

Refleksi: Mari berharap tahun 2017 adalah tahun kemenangan bagi kita.