HARI INI

“ Hal itu harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur, Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita daripada waktu kita menjadi percaya” (Roma 13:11)

Suatu hari, seseorang dihadapkan pada sebuah pertanyaan : “Kamu ini manusia dulu atau manusia esok?” Dia berpikir, lalu mengubah pertanyaan itu menjadi apakah kamu selalu menikmati masa lalu atau lebih merencanakan masa depan? Bagaimana dengan hari ini? Apakah menikmatinya?

Bila kita tidak menikmati hari ini dan mensyukurinya, hidup akan berlalu begitu saja. Bila kita selalu berorientasi kepada masa lampau dan menyesali masalah yang telah berlalu, maka kita akan ketinggalan untuk menyaksikan keajaiban Tuhan pada hari ini. Setiap hari Tuhan memberi banyak kesempatan bagi pertumbuhan spiritual seseorang.

Sebuah poster yang bertuliskan demikian, “Kelanggengan ada pada hari ini.” Sekarang, inilah saatnya kita hidup dan bertumbuh. Hidupilah hari ini. Ingatlah akan Tuhan Pencipta. Setiap hari kita menerima segala yang dibutuhkan bagi pertumbuhan. Yakinlah Tuhan Maha Mengetahui dan kita harus menghargai pemberianNya. KasihNya yang hadir setiap hari adalah anugerah yang sempurna. Kita dapat merasakan bahwa Tuhan senantiasa menjaga dalam kedamaian dan ketenangan.

Undanglah Roh Kudus untuk menopang hidup di hari ini. Roh Kudus dapat bekerja melalui “hati” yang mengasihi Tuhan dan sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri. Kita harus memikirkan kesejahteraan orang lain, melihat dan menjawab mereka yang kesusahan, mendengarkan sungguh sungguh kesulitan orang lain, dan menuturkan Kabar Baik dari Allah, menyentuh mereka yang berputus asa, serta berjalan di jalan yang adil.

Perhatikanlah bahwa kehadiran dan tuntunan Roh Kudus akan membantu kita
menjalani hari ini dengan penuh kegembiraan dan kedamaian. (RPA)
Releksi:
Yesterday is history, tomorrow is mystery and today is a gift.