DAMPAK KEHADIRAN YESUS

Kata mereka seorang kepada yang lain: “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kita Suci kepada kita?” (Lukas 24:32)

Pengalaman penulis pada waktu bertemu dengan orang yang seide atau memiliki kesamaan dalam pola pikir maka tidak terasa bahwa waktu obrolan sudah memakan waktu yang panjang. Hal yang sama bisa terjadi kepada siapapun ketika seseorang bertemu dengan teman lama akan bercerita panjang lebar sampai lupa waktu.

Dalam nats yang kita baca pengalaman para murid Yesus yang menuju ke kampung Emaus. Mereka hendak pulang karena mengalami kekecewaan terhadap Guru mereka yaitu Yesus yang mengalami kematian. Pengharapan para murid terhadap Yesus akan menjadi raja yang memerintah pada masa itu tidaklah menjadi sebuah kenyataan. Dalam perjalanan para murid tidak sadar sedang bercakap-cakap dengan Yesus sampai pada waktu Yesus memecah-mecahkan roti di rumah mereka. Mereka berkata bukankah kita berkobar-kobar berbicara dengan orang itu? Sungguh kehadiran Yesus memberikan semangat kepada para murid yang mengalami kesedihan dan kekecewaan. Kehadiran Yesus mampu memberikan pencerahan pemikiran para murid bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan dan akan bangkit pada hari yang ketiga.

Dalam kehidupan ini, seringkali kesedihan dan kekecewaan dapat membuat seseorang tidak bisa memandang ke depan dan sekitarnya dengan jernih. Orang yang mengalami frustasi dan putus asa akan mematikan semangat hidup dan cenderung untuk tidak mampu untuk menikmati kehadiran Tuhan. Kesedihan dan kekecewaan yang menyelimuti pikiran akan membuat ia tidak peka akan kehadiran Allah. Ia akan terkungkung dengan masalah yang dihadapi tanpa melihat Tuhan yang lebih besar dari masalah itu. Betapa pentingnya bagi kita untuk dapat merasakan kehadiran Tuhan dalam setiap aspek hidup ini. Apapun pengalaman kekecewaan sebagai warga kampus Universitas Kristen Maranatha tidak memberikan dampak yang negatif dan membuat semangat kinerja kita menurun. Kehadiran Yesus yang ada dalam kehidupan kita menyemangati segala sesuatu yang akan kita kerjakan dan terlebih untuk memberitakan kabar sukacita Kristus bagi yang mau menerimaNya. (RZA)
Refleksi :
Kehadiran Yesus memberi dampak positif dalam hidup umat-Nya.