IMAN DALAM KRISTUS YESUS

Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis:”Orang benar akan hidup oleh iman” (Roma 1:17)

Martin Luther adalah sosok reformator yang sangat dikenal orang sampai saat ini. Ia seorang pastor Jerman dan ahli teologi Kristen. Pada tahun 1505 Luther memutuskan tinggal di biara dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Dalam ketekunan mempelajari Alkitab akhirnya Martin Luther menyadari sebuah kebenaran dan mengajarkan bahwa manusia hanya bisa dibenarkan karena iman, semata-mata berdasarkan kasih karunia Allah. Martin Luther menentang ajaran pada waktu itu yaitu sistem indulgensi (surat penghapusan dosa) yang dijual oleh gereja pada waktu itu atau dengan kata lain gereja mengajarkan bahwa keselamatan dapat diperoleh dengan uang atau koin.

Rasul Paulus menekankan bahwa kebenaran itu yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman. Kebenaran dalam bahasa aslinya dikaiosune (kebenaran, keadilan) yang menyatakan bahwa Allah membenarkan dan menyelamatkan orangorang berdosa. Manusia yang berdosa memang layak dimurkai tetapi Allah yang benar dan adil meluputkan dari murka karena pengorbanan Kristus di kayu salib. Kebenaran Allah dikaruniakan kepada setiap orang yang percaya untuk memiliki iman yang mendalam. Iman sangat mutlak diperlukan untuk dapat dibenarkan, karena iman maka manusia diselamatkan dari hukuman Allah yang kekal. Kebenaran Allah dinyatakan di dalam Injil Kristus, mulai saat orang percaya kepada Kristus dan ia harus terus menerus tetap menyerahkan diri kepada Tuhan.

Dari pergumulan iman Martin Luther yang lebih menghormati Allah tanpa kompromi dengan menentang sistem indulgensi. Ia sadar bahwa kebenaran dalam Alkitab tidak lain adalah suatu pemberian yang dianugrahkan kepada manusia, dan kebenaran itu harus disambut dengan iman. Hal ini memberi motivasi setiap kita sebagai pengikut Kristus untuk tetap semangat dalam iman kepada Kristus. Orang beriman
adalah orang yang menerima kehendak Allah dalam hidupnya dan mau senantiasa menaati perintah Tuhan. Hidup orang beriman tentunya mengalami transformasi dalam dirinya untuk dipakai Tuhan dalam mengubah dunia lebih baik. Kehadiran orang beriman menjadi berkat bagi siapapun dan dimanapun ia ditempatkan. Tidak ada kata keraguan dan keputusasaan dalam hidupnya untuk terus berjuang dalam memberi perubahan di dunia ini lebih baik. (RZA)
Refleksi :
Kebenaran bukan hasil usaha manusia tetapi pemberian Allah.