MEMBERI SEMANGAT

images

“Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah
mengeringkan tulang”
(Amsal 17:22)

Masih mengenai kebahagiaan. Salah satu sifat orang yang bahagia adalah melakukan tindakan-tindakan yang memberi semangat kepada orang lain. Kata-kata yang mendorong dapat digunakan untuk membahagiakan orang lain. Apa yang dapat Anda lakukan ketika menemukan bahwa teman dekat, rekan kerja, pasangan, saudara kandung, atau bahkan anak Anda terlihat murung karena mereka gagal mencapai yang dicita-citakan, atau mereka menyadari bahwa mereka talah melakukan kesalahan besar dalam hidup mereka. Apakah Anda akan menyalahkan dia? Atau, Anda mencoba memberikan penjelasan rasional yang sangat masuk akal mengenai penyebab dan akibat dari kegagalan atau kesalahan yang telah diperbuatnya? Atau, Anda akan mengingatkan dia mengenai Firman Tuhan yang akan menolong dia memiliki perspektif yang kekal, sekalipun itu mungkin akan menambah rasa bersalahnya, dan Anda merasa telah melakukan hal yang benar dan percaya bahwa Anda sedang melakukan sesuatu yang membawa dia kepada kebenaran? Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah memberikan semangat bagi orang yang kita kasihi. Semangat yang akan menolong dia untuk tidak menyerah atau berputus asa. Semangat yang akan menyadarkan dia bahwa setiap orang mempunyai kemungkinan untuk melakukan kesalahan dalam hidup; dan bahwa setiap orang juga memiliki kemungkinan untuk mengalami kegagalan. Dari pada fokus kepada kesalahan ataupun kelemahan yang menyebabkan kegagalan, lebih baik dia fokus kepada kekuatan dan kemungkinan untuk mengatasi kegagalannya dengan baik. Sebab kegagalan bukanlah akhir dari segala sesuatu. Orang berhasil bukanlah orang yang tidak pernah mengalami kegagalan, melainkan orang yang bangkit dari kegagalannya dan mencoba lagi. Tidak mungkin juga ada orang di dunia ini yang tidak pernah melakukan kesalahan. Sama seperti yang seharusnya kita lakukan, kita mendorong orang yang kita kasihi untuk belajar dari kesalahannya dan mencoba lagi dengan upaya yang lebih baik. Hati yang gembira datang dari hati yang bersyukur akan kasih karunia dan kedaulatan Tuhan dalam hidupnya. (RO)

Refleksi :
Apakah Anda mau menjadi obat yang manjur hari ini? Mari kita memberikan
semangat kepada orang lain hari ini.