RASA TAKUT

“ …. KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”
(Matius 28 :18b)

Rasa takut, merupakan sesuatu yang wajar di rasakan dan dialami oleh setiap manusia, terutama pada saat sedang menghadapi suatu permasalahan, ujian dan tantangan. Di mana emosi kita mendapat tantangan untuk kita tata dengan baik. Apakah emosi tersebut membuat kita jatuh, membuat kita gagal ataukah membuat kita kecewa kepada Tuhan?

Dalam Matius 28 : 18 – 20 , dikatakan bahwa ”Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir Zaman.” Jelaslah disini bahwa sebagai manusia kita rapuh dan mudah terjatuh, terutama saat menghadapi suatu permasalahan, namun ada satu janji yang tak pernah ter-ingkar-i bagi kita yang mau setia menjadi muridNya. Kita diberi kemampuan untuk menjadi kuat dalam menghadapi setiap permasalahan dan tantangan. Kita diberi kemampuan untuk menata emosi agar tidak menjadi kecewa kepada Tuhan. Kita diberi keberanian untuk mengalahkan rasa takut.

Sebagai warga kampus Universitas Kristen Maranatha, sejujurnya pasti kita pernah merasa kecewa. Hal ini dapat terjadi karena kita merasa tidak puas dengan apa yang kita inginkan atau harapkan. Tetapi pernahkah kita mencoba melihat ke dalam hati, pikiran dan diri kita, apa sebenarnya yang kita inginkan? Kadang itu semua berasal dari pola pikir kita sendiri, tanpa mau melihat pola besarnya, pola umumnya dan pola apa yang sudah menjadi ketentuan dan ditetapkan di kampus ini yang akhirnya membuat kekuatiran dan ketakutan dalam diri kita. (AG)

Refleksi:
Kekuatiran tidak menghilangkan masalah esok hari. Tetapi yang pasti telah menghilangkan sukacita hari ini