MAKNA KENAIKAN KRISTUS

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka
dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus dan ajarlah mereka melakukan segala
sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, AKU menyertai
kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman”
(Matius 28:19-20)

Orang Kristen pada abad pertama merupakan kaum minoritas bahkan kebanyakan dari mereka berasal dari kalangan bawah seperti budak, nelayan, dan orang miskin. Sedikit sekali pejabat-pejabat tinggi, konglomerat, atau orang-orang penting di dalam masyarakat yang beriman kepada Yesus Kristus. Dari antara 12 murid Yesus, kita melihat begitu banyak nelayan yang dipanggil. Yesus menjadi teman dari pemungut cukai dan orang-orang berdosa. Ia menerima orangorang yang dibuang oleh masyarakat.

Raja Konstantin mengakui dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan setelah 300 tahun pengaruh kekristenan dan mulailah masa dimana gereja mengalami penganiayaan, pengucilan, pembunuhan, dan penyiksaan. Begitu banyak martir yang mengalirkan darah, mati syahid bagi kepercayaan dan iman kekristenan yang mereka yakini. Siapakah yang memberikan kekuatan? Bagaimana mereka bisa bertahan bila tidak ada penolong yang setiap saat berada dengan mereka?, Siapa yang berada di tengah-tengah mereka? Siapakah Penolong itu? Dialah Roh Kudus. Roh Kuduslah yang memberikan kuasa ditengah – tengah penderitaan, penganiayaan, dan segala kesulitan sehingga mereka tetap beriman teguh kepada Yesus Kristus.

Dari peristiwa Pengorbanan, kematian, kebangkitan dan kenaikan Yesus Kristus ke surga kita melihat bagaimana kesempurnaan kuasa dari Allah, bahwa Yesus adalah benar-benar Tuhan dan Allah yang Esa. Sehingga tidak ada yang harus kita ragukan lagi dari Allah. Pengenalan kita akan Pribadi Yesus Kristus semakin diteguhkan melalui peristiwa kenaikan-Nya ke surga karena Kristus memperlihatkan kepada dunia bahwa DIAlah penguasa langit dan bumi bahkan alam maut tidak berkuasa atas diri-Nya. Kematian yang menjadi masalah terbesar bagi manusia bukanlah masalah bagi Kristus. Adakah masalah kita yang lebih besar daripada kematian?

Bukan hanya itu, kenaikan Yesus Kristus ke surga juga menunjukkan bahwa misi-Nya untuk menebus dosa kita sudah selesai (Yoh 17:4-5). Jadi, sama seperti kebangkitan-Nya, maka kenaikan Yesus ke surga juga merupakan fakta / faktor yang menjamin keselamatan orang percaya. (YG)

Refleksi:
Dengan mengingat kenaikan-Nya ke surga, kita kembali menyadari bahwa Ialah pemenang, pemberi Roh Kudus, sekaligus pendoa syafaat yang mengerti kesengsaraan kita.