SIAPAKAH SAUDARA TUHAN YESUS?

“ Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.” (Matius 12:50)

Nepotisme berarti lebih memilih saudara atau teman akrab berdasarkan hubungannya bukan berdasarkan kemampuannya. Sebagai contoh, kalau seorang manajer mengangkat atau menaikkan jabatan seorang saudara, padahal ada orang lain yang lebih berkualitas namun bukan saudara. Manajer tersebut akan bersalah karena nepotisme. Praktek nepotisme telah ditunjukkan oleh penguasa Orde Baru dengan mengisi beberapa posisi kekuasaan strategis dari kalangan sanak keluarga dan kerabat terdekat. Akibatnya, nepotisme berkembang dan bermuara pada praktek korupsi dan bentuk konspirasi lainnya yang berujung pada penumpukan kekuasaan.

Hal yang perlu kita perhatikan adalah hubungan darah, dan pertalian keluarga antara manusia tidak punya makna penting di dalam Kerajaan Allah. Yesus berkata kepada orang banyak dan kepada orang-orang bahwa tak seorang pun yang berhak mengklaim dirinya hanya karena orang tersebut adalah kerabatnya. Hanya ada satu hal yang penting di dalam Kerajaan Allah, dan hal itu adalah kehendak Allah. Dan ini adalah pokok yang harus dipahami oleh semua orang Kristen. Satu-satunya hal yang penting di dalam Kerajaan Allah adalah kehendak Allah. Iman yang mengerjakan kehendak Allah. Iman yang tidak sekadar percaya bahwa kehendak Allah itu baik tetapi juga bergerak melakukannya.

Tuhan Yesus sendiri, yang adalah Tuhan dan Juruselamat, tidak melakukan segala sesuatu menurut diriNya sendiri melainkan menurut kehendak Bapa. Walaupun Yesus mempunyai kehendak, keinginan bahkan mempunyai otoritas secara pribadi, Ia tetap mengutamakan kehendak BapaNya karena Dia tahu bahwa kehendak BapaNya itulah yang terbaik. Kita pun harus tinggal di dalam firmanNya: membaca, mendengar dan merenungkan firmanNya, yang akan membuat kita semakin mengerti kehendakNya. Orang yang melakukan kehedak Tuhan hidup dalam kebenaranNya yaitu kebenaran akan firman Tuhan. Kebenaran firman Tuhan adalah kebenaran yang memerdekakan kita. Ketika kita melakukan kehendak Tuhan, kita akan menyenangkan hati Tuhan dan ketika kita menyenangkan hati Tuhan, firmanNya akan digenapi dalam hidup kita sehingga kita layak disebut saudara oleh Tuhan Yesus. (RCM)

Refleksi :
Saudara Tuhan adalah setiap orang yang hidup sesuai dengan kehendakNya