HIDUP BAGI KRISTUS

“ Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Lukas 9:23)

Pendeta Martin Luther King, Jr., Ph.D. (lahir dengan nama Michael King di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, 15 Januari 1929 – meninggal di Memphis
Tennessee, Amerika Serikat, 4 April 1968 pada umur 39 tahun) adalah penerima Nobel, pendeta Baptis dan aktivis HAM warga Afrika-Amerika. King adalah seorang pendeta di Gereja Baptis Montgomery, Alabama yang berjuang melawan diskriminasi rasial. Pada tahun 1963, King memimpin demonstrasi pemboikotan bus di Birmingham. Pemboikotan itu dilakukannya tanpa menggunakan kekerasan. Ia ditembak hingga meninggal dunia di sebuah hotel tempat dia menginap ketika ia melakukan aksi di Memphis pada 4 April 1968. Peluru yang ditembak menembus tulang rahang hingga ke otaknya.

Mengikut Yesus dibutuhkan komitmen yang tidak boleh dibuat main-main karena banyak tantangan yang akan dihadapi dan harus melakukan kehendakNya dengan taat. Ketaatan adalah suatu proses di mana seseorang bisa dikatakan layak untuk menjadi murid Yesus atau tidak. Menyangkal diri dan memikul salib adalah syarat mutlak yang harus dijalankan oleh setiap murid Yesus. Melalui penyangkalan diri dan pikul salib kita belajar untuk memiliki kerendahan hati dan punya hati yang teachable (bersedia diajar), supaya kita menjadi murid Yesus yang militan: tidak mudah lemah dan pantang menyerah.

Menjadi orang Kristen tidaklah mudah karena kita mengemban tugas yang tidak sembarangan. Ketika kita memutuskan untuk percaya kepada Yesus Kristus dan menjadikan Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, status kita adalah murid Yesus. Sebagai murid Yesus kita wajib melakukan semua perintah-perintah Yesus serta meneladani hidupNya. Kita diijinkan melewati ujian atau tantangan. Ini adalah untuk membuktikan kemurnian iman kita yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api, sehingga kita beroleh pujian, kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diriNya. Dalam mengikut Tuhan Yesus kita pun harus memiliki integritas dan jangan sampai ada kepura-puraan. Tetap setia mengikut Kristus walaupun nyawa menjadi taruhannya seperti yang dilakukan oleh Pendeta Martin Luther King Jr. (RCM)

Refleksi:
Kesetiaan kepada kehendak-Nya menuntut ketaatan dan penyerahan diri secara total