SENYUM, SALAM DAN SAPA

Jumat, 24 Oktober 2014

SENYUM, SALAM DAN SAPA (Efesus 4: 17-32)

“Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Efesus 4:32)
Pernahkah Anda mengantri di bank dan di kantor pos? Apakah Anda menjumpai perbedaan suasana? Dalam bukunya “The Five Languages of Apology” (2006), sang penulis menceritakan perbedaan situasi yang ia temui dan perbedaan respon yang ia rasakan. Petugas bank selalu menyatakan maaf padanya karena sebagai nasabah bank ia harus menunggu beberapa menit sebelum akhirnya mendapat giliran untuk dilayani. Sementara, petugas di kantor pos tidak pernah menyatakan maaf padanya walaupun ia sebagai pengguna jas pos harus mengantri cukup lama. Memang, barangkali ucapan maaf dari petugas bank sekedar suatu formalitas. Namun, sang penulis tetap menghargai ungkapan yang demikian berkaitan dengan kualitas jasa pelayanan.

Apakah Allah ingin Anda meningkatkan kualitas pelayanan kerja Anda dengan cara lebih bersikap ramah dan menunjukkan kasih? Barangkali di tempat kerja, ada sesama rekan kerja, pimpinan, atasan, dosen, mahasiswa, orang tua atau tamu yang kadang menjengkelkan kita. Atau terkadang ada situasi dan tuntutan pekerjaan yang membuat kita menjadi lelah, jenuh, dan tidak sabar sehingga kita kurang peduli terhadap dampak ucapan dan sikap kita kepada orang-orang di sekitar kita.

Dalam bacaan hari ini, kita diingatkan agar sebagai manusia baru di dalam Kristus, kita terus menerus berproses untuk memperbaharui hidup kita termasuk mewujudkan kasih di lingkungan kerja kita. Allah ingin agar ”segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu” (ayat 31-32). Kita bisa mulai dengam hal-hal sederhana seperti memberikan senyuman, berinisiatif untuk memberi salam, ucapan terima kasih atau meminta maaf terlebih dahulu. Kiranya Allah menolong kita untuk menyatakan kepedulian bagi orang-orang di lingkungan kerja kita. (CA)

Refleksi :
Bagaimanakah kita dapat menghadirkan kasih Tuhan di lingkungan kerja?