SABAR

Selasa, 28 Oktober 2014

SABAR

“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”
(Kolose 3:13)

Seseorang yang menaruh dendam terhadap kita, apalagi jika orang itu tidak
kita ketahui, sungguh merupakan duri dalam daging yang memiliki potensi
mencelakakan kita atau orang-orang yang kita kasihi, sewaktu-waktu. Itulah
sebabnya Allah memerintahkan kita untuk sabar terhadap mereka, dan mengampuni mereka. Bagaimana kita menghadapi hal seperti ini?

Pertama-tama, Allah tidak ingin kita mendendam kepada siapapun. Kita tahu,
bahwa mendendam itu menyebabkan banyak kerugian, terutama dan pertama
pada si pendendam itu sendiri, sebelum akhirnya pihak yang didendami atau
bahkan yang turut kena getah pembalasan yang membabi buta. Kedua, kita harus menerima pengajaran Firman ini, bahwa kita harus sabar dan mengampuni orang yang menaruh dendam kepada kita. Jadi, Allah sendiri yang memerintahkan kita untuk bersikap mengampuni.

Sekarang, apakah kita menyadari atau tidak menyadari ada yang mendendam
kepada kita, atau kepada orang lain. Bersiaplah untuk mentaati Firman Tuhan dalam menghadapi mereka, yaitu dengan bersabar dan mengampuni, jangan ikut menaruh dendam kepada mereka yang menaruh dendam. Seandainya kita diberi karunia untuk memberi nasihat, lakukanlah dengan kasih. (PO)

Refleksi :
Adakah pengampunan dan kesabaran dalam hidup kita?