MANFAAT MENGAMPUNI

Rabu, 29 Oktober 2014

MANFAAT MENGAMPUNI

“Sesungguhnya, orang bodoh dibunuh oleh sakit hati,dan orang bebal dimatikan oleh iri hati.” (Ayub 5:2)

Kerugian sakit hati adalah : tidak bisa menikmati saat-saat indah, konsentrasi kerja terganggu, kadar adrenalin meningkat sehingga denyut nadi lebih cepat (meningkatkan risiko gangguan kesehatan), dijauhi sesama karena ekspresi wajah yang tegang dan kurang bersahabat. Pada akhirnya, perasaan negatif ini mempengaruhi fisiologi/fungsi tubuh, melemahkan sistem imun, dan menimbulkan berbagai penyakit fisik pada para pengidap sakit hati. Ya, bisa-bisa mereka benar benar terbunuh secara fisik.

Kita bisa untuk menjadi tidak bodoh alias bisa menjadi berhikmat. Kita juga bisa untuk menjauhi sakit hati, misalnya dengan memandang dari sisi positifnya (bukan hal negatif dipandang atau dibuat-buat menjadi positif secara buta). Kalau tidak bisa demikian, kita serahkan kepada Allah yang mengetahui segala sesuatu, yang punya hak tunggal untuk melakukan pembalasan, lalu tinggalkan sakit hati itu. Memang tidak semudah membalik telapak tangan, tapi layak untuk diperjuangkan.

Adakah orang di kampus ini yang kepadanya Saudara/i merasa sakit hati? Mungkin dia pernah berupaya menggagalkan kemajuan Saudara/i, pernah merebut pacar, atau memiliki perangai buruk, atau apapun? Marilah menjadi orang berhikmat seperti yang Tuhan kehendaki dengan mengampuni mereka. Sakit hati adalah beban hidup yang Tuhan tidak mau kita menanggungnya. (PO)

Refleksi :
Sakit hati adalah beban yang harus dilepaskan.