AMPUNILAH KAMI, SEPERTI KAMI JUGA MENGAMPUNI

Kamis, 30 Oktober 2014

AMPUNILAH KAMI, SEPERTI KAMI JUGA MENGAMPUNI

“dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami,” (Matius 6:12)

”Saya bukan Allah, sehingga saya tidak bisa mengampuni seperti Allah
mengampuni, tidak bisa sebaik Allah dalam mengampuni”. Mungkin kita
berdalih seperti itu, ketika kita mendengar ayat tersebut, setidak-tidaknya
saya sendiri seringkali berdalih demikian.

Saya kira bukan tingkat kesempurnaan atau kemampuan mengampuni kita yang harus sekualitas pengampunan Allah, melainkan mengikuti teladan Allah untuk mengampuni, karena kita adalah gambar atau citra Allah. Karena status kita itulah, maka kita juga sebenarnya sudah diperlengkapi untuk menjadi seperti Allah, walaupun tentu tidak sesempurna Allah. Kalau kita harus sempurna dalam mengampuni, barulah Allah mengampuni, artinya kita sudah sempurna. Karena kita tidaklah sempurna dalam mengampuni, memangnya Allah tidak akan mengampuni dengan sempurna juga? Apakah karya Kristus di kayu salib ada tingkatannya, sesuai dengan tingkat kemampuan dan kesempurnaan kita dalam mengampuni?? Tentu tidak.

Karena kita adalah anak-anak Allah, di kampus ini kita pun harus menunjukkan hal ini, bahwa kita meneladani Allah, Sang Bapa kita. Marilah kita juga saling mengampuni. (PO)

Refleksi :
Sudahkah kita mengampuni, seperti Allah sudah mengampuni?