SATU TUBUH, SATU ROH, SATU PANGGILAN

Selasa, 18 Nopember 2014

SATU TUBUH, SATU ROH, SATU PANGGILAN
“Ada satu tubuh dan satu Roh – seperti yang Anda dipanggil ke satu harapan yang dimiliki panggilan Anda.” (Efesus 4:4)

Slogan “Indonesia satu” sering dinyanyikan pada waktu kampanye pemilu caleg & presiden NKRI. Lagu “Indonesia satu” menyatakan bahwa keberadaan bangsa Indonesia yang majemuk dengan berbagai macam suku, agama, ras/etnis dan budaya tetapi menjadi satu kerinduan bersama dalam memajukan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Dalam nas hari ini orang-orang yang dipanggil dalam Kristus menjadi satu tubuh. Tubuh yang terdiri dari orang-orang yang Yahudi dan non Yahudi, disatukan untuk membentuk satu keluarga / gereja dan dikepalai oleh Yesus Kristus. Komunitas yang terdiri dari orang-orang percaya dari segala abad dalam mempercayai Yesus Kristus. Dasar persatuan kita semua adalah “satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua (Efesus 4:4-6). Kesatuan sebagai umat Tuhan bukan berarti semua orang harus memiliki pikiran dan
ide yang sama tetapi setiap individu dalam tubuh Kristus telah diberikan kapasitas tertentu dalam pelayanan. Bersenergi satu dengan yang lain dengan tujuan saling melengkapi harus menjadi bagian setiap anggota tubuh Kristus sehingga dapat mencapai sesuatu yang besar bagi kemuliaan-Nya.

Sebagai warga kampus yang juga sebagai anggota tubuh Kristus, Kristus adalah pemersatu kita dan kepala tubuh Kristus. Kesatuan yang indah yang sudah dilakukan oleh Allah, menjadi suatu kewajiban bagi orang-orang percaya untuk tetap bersatu dan memelihara kesatuan tubuh Kristus. Mari kita berperan sesuai degan kapasitas yang kita miliki.(RAP)

Refleksi:
Kasih menjadi dasar tubuh Kristus bersatu!