TERPUJILAH TUHAN, SEBAB KEPEDULIAN-NYA YANG AJAIB

Senin, 15 Desember 2014

TERPUJILAH TUHAN, SEBAB KEPEDULIAN-NYA YANG AJAIB

Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!.” (Mazmur 31: 22)

Memuji TUHAN Allah memang sesuatu yang tidak mudah. Terutama di saat
keadaan seseorang hidupnya “sesak”, sesak karena ketakutan terhadap
ancaman pembunuhan dari musuh dan kesesakan itu membuat merana
jiwa dan tubuh. Kesesakan membuat hidup habis dalam duka, dan isinya adalah keluh kesah belaka. Kesesakan hidup membuat sengsara, merosot kekuatan fisik maupun batin (ayat 14, 10,11)

Seseorang yang terfokus pada hal kesesakan, menghancurkan hidup. TUHAN tidak membiarkan Pemazmur terus terfokus pada kesesakan dan ketakutannya, TUHAN peduli. Ada perubahan yang ajaib. Ajaib karena Pemazmur yang sudah tenggelam habis dalam kesesakannya, tiba-tiba dapat memproklamasikan bahwa “kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN” dan pernyataan-pengakuan iman: “Engkaulah Allahku!” (ayat 15). Mengubah fokus tentunya tidak mudah, dan hal ini bisa pasti karena kepedulian TUHAN Allahnya. TUHAN Allah tentu tidak mau hidup hamba-Nya hancur berantakan, Ia hadir dengan pertolongan-Nya dengan membangkitkan iman Pemazmur, bukan dengan mengubah keadaan yang menyesakkan. Kesesakan tetap
bisa ada, tetapi TUHAN Allah membuat Pemazmur menghadapinya dengan iman yang jelas dan berani menghadapi kesesakan itu. Inilah keajaiban kasih setia-Nya, membangkitkan iman Pemazmur, bukan meniadakan kesesakan.

Pemazmur membagikan pengalamannya bahwa kepedulian TUHAN Allah itu ajaib. TUHAN Allah tetap dan pasti peduli, memang mungkin Dia tidak meniadakan penderitaan, kesukaran, kesesakan yang kita alami (meskipun DIA sanggup meniadakan semua itu). Dengan demikian kita bisa seperti Pemazmur, berfokus pada TUHAN Allah yang ajaib kepedulian-Nya, sehingga ganti keluh kesah dan umpatan, hidup kita dipenuhi pujian terhadap TUHAN Allah. (HW)

Refleksi :
Pujilah TUHAN Allah karena kepedulian-Nya pasti ajaib