BELAJAR DAN MENGAJAR

Jumat, 19 Desember 2014

BELAJAR DAN MENGAJAR

“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu”. (Kolose 3:16)

Ketika guru sekolah minggu mengajarkan puji-pujian kepada anak-anak,”baca
kitab suci doa tiap hari kalau mau tumbuh…” memotivasi anak-anak sekolah
minggu untuk belajar Firman Tuhan dan berkomunikasi dengan Allah. Melalui
puji-pujian mereka bisa belajar.

Dalam ayat ini, kita diingatkan bahwa perkataan Kristus (yaitu Alkitab) harus selalu dibaca, dipelajari dan direnungkan sehingga diam di dalam kita dengan segala kekayaannya. Jika Firman Tuhan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maka hidup kita akan dipengaruhi dan dikuasai oleh Kristus. Seperti Daud katakan di dalam Maz. 119:11 “Dalam hatiku aku menyimpan janjiMu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau”.

Bukan saja anak-anak sekolah minggu yang membutuhkan pertumbuhan dalam hal kerohanian, tetapi kita orang dewasa juga perlu untuk selalu bertumbuh. Tanpa kecuali bagi setiap warga UK. Maranatha yang memiliki kerinduan untuk bertumbuh dalam iman perlu belajar firman Tuhan. Dengan bekal yang ada yaitu Firman Tuhan dan dengan ucapan syukur kepada Allah kita bisa mengajarkannya kepada anakanak didik kita juga kepada orang lain. Mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani hendaknya digunakan untuk mengajarkan Firman Tuhan dan mengingatkan orang percaya untuk hidup taat kepada Kristus. (RDS)

Refleksi:
Tidak ada batasan usia untuk belajar dan mengajarkan akan Firman Tuhan.
Permasalahannya “apakah kita mau melakukannya?”