ALLAH DAN ALAM SEMESTA

Jumat, 16 Januari 2015

ALLAH DAN ALAM SEMESTA

Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. (Kejadian 1:31).

Dari dulu hingga saat ini, dunia dibanjiri oleh penemuan-penemuan yang
merubah sejarah kehidupan manusia. Misalnya penemuan lampu pijar Thomas Alfa Edison (1847 – 1931) yang membawa kemajuan pada kehidupan manusia. Bayangkan gelapnya dunia ini di malam hari jika penemuan itu tidak terjadi. Lalu ada penemuan pesawat terbang oleh Wright bersaudara (Wright brothers) yakni Orville (1871 – 1948) dan (1912,Wilbur 1867) - yang membuat perjalanan di dunia ini menjadi semakin singkat dan dekat. Orang tidak perlu lagi menempuh waktu berharihari atau berbulan-bulan. Kita melihat bagaimana para penemu ini menemukan halhal yang baik dan sangat luar biasa manfaatnya bagi kehidupan manusia.

Pada kitab Kejadian pertama, kita menemukan bagaimana selama 6 hari Allah menciptakan seluruh dunia ini beserta isinya. Pada hari pertama: langit dan bumi diciptakan dan “Jadilah terang”. Hari kedua: Allah menciptakan cakrawala. Pada hari ketiga daratan dipisahkan dengan lautan; tumbuh-tumbuhan diciptakan. Hari keempat Matahari, bulan dan bintang diciptakan. Hari kelima: Binatang di lautan dan burung di udara dan pada hari yang keenam: Binatang dibumi, ternak dan binatang melata, Manusia pertama diciptakan yakni Adam dan Hawa. Dan di dalam keseluruhan tersebut sekaligus Allah menciptakan hukum alam dan hukum atau aturan sosial bagaimana alam berjalan misalnya melalui hukum gravitasi atau bagaimana manusia seharusnya hidup. Allah menyimpulkan bagi kita di dalam pengamatannya bahwa segala yang dijadikan-Nya itu sungguh amat baik.

Kita sungguh bersyukur bahwa melalui kemurahan Allah seluruh dunia ini telah diciptakan bagi kita manusia dan segala makhluk yang hidup di dalamNya. Tidak salah jika kemudian Raja Daud atau Rasul Paulus kemudian mengatakan bahwa kita bisa melihat kemuliaan Allah melalui ciptaan Allah atau alam semesta ini. Kita semakin sadar bahwa di balik kebesaran semesta atau jagad raya yang sangat dahsyat ini mencipta ada Allah yang Mahakuasa yang menciptakanNya. (AT)

Refleksi:
Sudahkah kita memperhatikan kedahsyatan alam semesta ini dan memahami bahwa Allahlah yang menciptakannya?