BAIK MENURUT FIRMAN ALLAH

Selasa, 20 Januari 2015

BAIK MENURUT FIRMAN ALLAH

“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.”
(II Timotius 3;16-17)

Kata “baik” di dalam bahasa Ibrani adalah tov yang artinya menyenangkan,
menggembirakan, ramah, terutama menandakan sesuatu yg memberi
kebahagiaan atau kepuasan yg mendampakkan kepuasan estetika atau moral. Kemudian LXX atau Alkitab dalam bahasa Yunani menerjemahkan tov dengan agathos, kata Yunani biasa untuk menerangkan gagasan yg ‘baik’ sebagai kualitas jasmani atau moral, dan kadang-kadang menerjemahkannya dengan kalos harfiah cantik; Jadi baik dalam bahasa Yunani klasik maupun dlm Alkitab kata “baik” artinya adalah mulia, yang terhormat, mengagumkan, atau patut.

Seperti ayat di atas Firman Allah diberikan kepada manusia agar manusia dapat melakukan perbuatan baik. Dan baik menurut pengertian keseluruhan Alkitab adalah yang terkait dengan arti kata yang dijelaskan oleh kata dalam bahasa Ibrani tov atau agathos dalam bahasa Yunani. Allah sendiri dalam renungan sebelumnya dijelaskan dalam kitab Kejadian bahwa Ia menciptakan dunia ini dalam kondisi baik yang membuatNya berkenan.

Jadi dalam kehidupan kita di dunia ini, bekerja untuk menciptakan hal yang baik adalah tugas atau tanggung jawab kita seperti yang diamanahkan oleh tujuan Firman Allah diberikan dalam kehidupan manusia. Kita bisa melakukannya dalam profesi atau kapasitas kita, misalnya sebagai Dosen mengajar dengan baik untuk menghasilkan sebuah proses belajar yang baik bagi muridnya, atau sebagai orang tua bekerja secara bertanggung jawab untuk merawat dan menafkahi keluarganya, atau dalam peran, profesi atau jabatan yang lainnya. Sebaliknya menjadi manusia yang menciptakan kerusakan yang membawa dampak buruk dan ketidakbaikan dalam kehidupan manusia adalah hal yang bertentangan dengan Firman Allah. Melalui Firman Allah kita diajar agar kita bisa hidup dengan lebih baik, yang artinya pada saat yang sama kita sedang melawan hal-hal yang merusak dalam kehidupan kita. (AT )

Refleksi:
Hidup dan memberi pengaruh yang baik adalah tanggung jawab manusia yang sesuai dengan kebenaran Firman Allah.