KUASA DARI ALLAH

Selasa, 27 Januari 2015

KUASA DARI ALLAH

“ Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: ”Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” (Kejadian 1:28)

Pada masa pemilihan Presiden RI, masyarakat dapat melihat bagaimana orang orang di elit politik berebut kekuasaan. Ada persaingan kekuasaan dan strategi politik yang dilakukan oleh dua “kubu besar” yakni di bawah bendera Koalisi Indonesia Hebat yang diusung oleh PDIP selaku pemenang pileg 2014 dan sekaligus pengusung Presiden terpilih Joko Widodo. Sedangkan yang “kubu besar” lainnya bergabung di dalam koalisi yang bernama “Merah Putih” yang diusung oleh barisan partai pendukung calon presiden Prabowo Subianto. Kita dapat melihat orangorang yang haus kekuasaan. Kekuasaan yang besar tidak lepas dari tanggung jawab yang besar pula. Seringkali orang hanya menginginkan kekuasaan tetapi menolak tanggung jawabnya.

Allah memberikan kepada manusia kuasa atas semua ciptaan-Nya. Sebagai gambar dan rupa Allah, manusia adalah wakil Allah di dunia. Karena itu, Allah menempatkan manusia lebih tinggi dari pada segala ciptaan lainnya dan memberinya kuasa untuk menaklukkan segala ciptaan tersebut. Manusia patut mengucap syukur atas segala kemuliaan yang telah Allah anugerahkan. Manusia perlu menyadari bahwa kemuliaan
yang Allah anugerahkan disertai dengan tanggung jawab. Kuasa atas segala ciptaan yang Allah anugerahkan harus senantiasa dipergunakan dalam takut akan Allah. Harus mempergunakannya dengan bertanggung jawab dan demi kemuliaan Allah. Allah mengizinkan manusia memanfaatkan segala ciptaan lainnya. Akan tetapi, Ia juga menghendaki agar manusia mengelolanya. Sebagai contoh, Allah memberikan
taman Eden kepada Adam, tetapi Ia juga memerintahkan agar Adam mengusahakan serta memelihara taman itu (Kej 2:15).

Kita harus senantiasa menyadari bahwa Allah sudah memberikan kepada kita kekuasaan dan tugas yang besar beserta tanggung jawab kita untuk mengelola ciptaan Allah dalam rasa syukur atas kemuliaan yang telah Allah berikan kepada kita. Akhirnya, marilah kita mengucap syukur atas segala kemuliaan yang telah Allah anugerahkan kepada kita sebagai gambar dan rupa-Nya. Marilah kita mengerjakan tugas dan tanggung jawab yang telah Allah percayakan kepada kita dalam ketundukan penuh kepada-Nya. (RCM)

Refleksi :
Manusia diberikan kuasa untuk digunakan dengan penuh tanggung jawab