RESPONSIF TERHADAP PANGGILAN ALLAH

RESPONSIF TERHADAP PANGGILAN ALLAH

“ Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.” ( Matius 4:20 )

Gaya hidup masyarakat modern yang super sibuk menyita begitu banyak waktu dari subuh sampai malam. Bahkan ada sebagian orang yang mengatakan waktu 24 jam dalam sehari itu terasa tidak cukup untuk mengerjakan dan apalagi menyelesaikan segala pekerjaan-pekerjaan yang menumpuk. Kesibukan dalam pekerjaan yang begitu luarbiasa terkadang membuat kita melupakan hal-hal yang penting dalam hidup, seperti waktu untuk istirahat, waktu untuk keluarga, bahkan waktu untuk Tuhan. Kita seringkali melupakan apa yang seharusnya menjadi tujuan dalam hidup ini, melupakan apa yang seharusnya menjadi prioritas dan yang perlu kita sikapi secara responsif. Melalui perikop pembacaan Alkitab hari ini, kita dapat belajar dari tokoh-tokoh yang diceritakan yaitu Simon yang disebut Petrus, Andreas, Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya. Kita dapat belajar bahwa mereka tentulah bukan orang-orang pengangguran yang tidak memiliki pekerjaan dan yang hidupnya hanya membuang-buang waktu. Kita harus menjauhkan pikiran kita dari pendapat yang seperti itu, karena kita mendapat catatan dari Alkitab bahwa walaupun pekerjaan yang mereka lakukan sangat sederhana yaitu sebagai nelayan, tapi ketika Yesus menjumpai dan memanggil mereka, mereka sedang bekerja. Namun hal penting yang menjadi pembelajaran bagi kita dari apa yang dilakukan oleh murid-murid Yesus ini adalah bahwa mereka menempatkan panggilan Yesus sebagai prioritas dan mereka responsif terhadap panggilan itu. Mereka tidak mencari-cari alasan untuk menghindari panggilan Tuhan, dan mereka tidak menunda-nunda waktu untuk menghindar. Semua orang diberikan waktu yang sama oleh Tuhan yaitu 24 jam dalam sehari, dan semua orang (termasuk kita sebagai warga kampus) diberikan tugas dan pekerjaan oleh Tuhan sesuai dengan talenta kita masing-masing. Tapi mari kita sikapi semua itu dengan bijak, supaya kita sadar mengenai apa yang menjadi prioritas dan kita responsif terhadap panggilan Tuhan.(AE)

Refleksi : Responsifkah kita terhadap panggilan Tuhan? Ataukah kita tak acuh?