HIDUP YANG DIKENDALIKAN

2015-02-24

HIDUP YANG DIKENDALIKAN

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana,
supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.”
(Roma 6:12)”

Makanan yang kita sukai kadang-kadang membuat kita tidak bisa
mengendalikan diri. Peristiwa ini terjadi saat saya melihat seorang anak kecil
yang sedang makan makanan kesukaannya sampai tidak mempedulikan
orang lain. Hal ini mengingatkan saya tentang keinginan yang harus dapat
dikendalikan. Keinginan yang dimaksud bukan hanya soal makan dan minum. Dalam
hidup manusia ada keinginan yang bersifat baik dan jahat. Setiap keinginan dalam
diri kita seharusnya mampu dikendalikan, akan tetapi realitanya seringkali keinginan
yang mengendalikan hidup manusia, akibatnya banyak persoalan yang muncul.
Dalam ayat 11 dikatakan bahwa kamu telah mati bagi dosa dan hidup bagi Allah
menjadi dasar bagi kita untuk menolak dosa dan tidak tunduk kepada kuasa dosa.
Ayat 12 berkata hendaklah dosa jangan berkuasa lagi, mengingatkan kita untuk tidak
membiarkan dosa berkuasa atas diri kita meskipun manusia memiliki tubuh yang
fana dan kesempatan untuk berbuat dosa tetapi seharusnya kita berani menolak
keinginan untuk berdosa. Sebagai orang yang sudah dikuasai oleh Roh Allah hidupnya
tidak dikuasai dosa tetapi ia percaya bahwa Allah akan memberikan kemampuan
untuk tidak melakukan berbagai keinginan jahat di dalam dirinya. Bukan sebaliknya
dosa masih berkuasa dan kita turut akan segala keinginan yang bertentangan dengan
firman Tuhan. Memang seringkali dosa berusaha memerintah terutama melalui
keinginan-keinginan tubuh, maka keinginan ini harus dilawan dengan iman kepada
Kristus. Hal yang bisa kita lakukan adalah bahwa hidup ini harus dikendalikan oleh
Allah yang hadir dalam hidup kita dan bukan sebaliknya dikendalikan oleh keinginan
dosa.
Sebagai warga kampus yang sudah mengenal Yesus Kristus secara pribadi maka
hidup yang dikendalikan menjadi sebuah keharusan dan diperlukan sikap serius bagi
setiap kita untuk melawan kecenderungan berdosa dan memohon pertolongan Roh
Allah untuk bisa menghadapinya. (RZA)
Refleksi :
Lebih baik mengendalikan keinginan dan bukan dikendalikan