SEMUA ORANG BERDOSA

2015-02-26

SEMUA ORANG BERDOSA

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah
(Roma 3:23)”

Ada dua macam orang yang merasa dirinya benar, yaitu orang yang tidak
sadar bahwa dirinya berdosa dan orang yang merasa dirinya benar karena
menganggap dirinya lebih baik daripada orang lain. Orang Yahudi umumnya
menganggap diri mereka benar karena mereka memiliki hukum Taurat dan mereka
telah berusaha sekuat tenaga untuk menaati tuntutan hukum Taurat. Jika setiap
orang di dunia ini menganggap diri benar, hal itu disebabkan karena mereka
menentukan sendiri apa yang benar dan apa yang tidak benar. Ditinjau dari ukuran
Allah, maka tidak ada seorang pun yang memenuhi standar, sehingga tidak ada
seorang pun yang benar!
Rasul Paulus menjelaskan semua telah berbuat dosa dan hilang kemuliaan Allah.
“kehilangan kemuliaan Allah” maksudnya tidak mencapai sasaran atau tidak mencapai
standar Allah. Kata-kata Paulus ini dapat dipahami berdasarkan pemahaman bahwa
dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang yaitu Adam yang mengakibatkan
semua orang menjadi berdosa. Hakekat manusia yang berada di bawah kuasa dosa
(ay 10) bahwa tidak ada yang benar seorang pun tidak. Mereka telah berdosa di
dalam spiritual, watak, pikiran, perkataan, tingkah laku, dan perbuatannya. Dosa
telah merasuk begitu dalam dan merusak sendi-sendi kehidupan manusia sehingga
kecenderungan manusia hanya untuk berbuat dosa dan menolak kembali kepada
Tuhan.
Suatu fakta krusial semua orang telah berbuat dosa menurut Alkitab. Namun Alkitab
juga menyatakan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan Cuma-cuma karena
penebusan dalam Yesus Kristus. Selagi ada kesempatan maka kita harus sadar dan
percaya kepada Yesus Kristus yang menjadi jalan pendamaian kita dengan Allah. (RZA)
Refleksi :
Hanya oleh penebusan Yesus Kristus kita dibenarkan.