FORMULA K.U.A.T

2015-03-22

FORMULA K.U.A.T

“Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam
kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika
aku lemah, maka aku kuat.”
(2 Korintus 12:10)”

Rasul Paulus minta kepada Tuhan berkali-kali, agar kelemahan dalam tubuhnya
diangkat, namun Tuhan berkata cukuplah kasih karunia-Ku. Paulus mengerti
apa yang Tuhan mau dalam hidupnya, makanya dia mengatakan aku lemah,
namun aku kuat. Kuat berarti memiliki tenaga, mampu mengangkat beban berat,
tidak mudah goyah, tahan banting, tidak mudah rusak. Apa yang membuat Paulus
kuat. Ini formulanya : K.U.A.T.
K=Kasih karunia dalam Kristus Yesus. 2 Timotius 2:1 Sebab itu, hai anakku, jadilah
kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. Kasih karunia memberikan kekuatan
luarbiasa, sehingga dapat menanggung penderitaan, kesulitan, kelemahan. Kasih
karunia ini yang telah menyelamatkan kehidupan Paulus dari hamba dosa menjadi
hamba Kristus.
U=Utamakan Tuhan.Ketika kita mengutamakan Tuhan, Tuhan akan memberikan
kekuatan ekstra bagi kita, seperti dalam Filipi 4:13 Segala perkara dapat kutanggung
di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
A=Alkitab/Firman Tuhan sebagai pelita hidup. Yosua 1:8 Janganlah engkau lupa
memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya
engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab
dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. Firman
ini menjadi sumber kehidupan kita, menjadi makanan rohani kita, menjadi pedoman
akan kita agar bertindak hati-hati. Firman menjadikan kita kuat menghadapi cobaan
dan godaan dunia ini.
T=Tebarkan Injil/ Beritakan Injil ke seluruh dunia. 1 Korintus 9:16, Karena jika aku
memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu
adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. Paulus
memiliki keinginan kuat untuk memberitakan Injil keselamatan kepada semua
orang, karena keselamatan hanya ada dalam Yesus Tuhan. Tuhan Yesus yang lahir,
mati dikayu salib, dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga, naik ke surga dan
akan datang kembali. (TMZ)

Refleksi :
Kasih Karunia-Nya telah terbukti dari dahulu sampai sekarang. Apakah kita sudah
menerimanya? Sudahkah kita memberitakan-Nya?