MEMBANGUN KENANGAN BAIK

2015-03-28

MEMBANGUN KENANGAN BAIK

Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik
menjadi busuk.
(Amsal 10:7)”

Banyak politisi besar di negeri ini mengira bisa menghapus apa yang ditorehkannya
di masa lalu, dan dengan percaya diri mengikuti Pilpres dengan biaya yang
tidak sedikit. Alhasil mereka yang gagal terpilih itu terganjal oleh hal-hal yang
entah benar atau tidak namun sudah membentuk perspepsi tertentu di masyarakat.
Misalnya kandidat Prabowo Subianto yang dikaitkan dengan isu pelanggaran HAM,
atau kandidat Aburizal Bakrie yang dikaitkan dengan kasus Lapindo. Salah satu
kegagalan mereka adalah nama mereka tidak dikenal sebagai sesuatu yang baik
di mata masyarakat, bahkan menimbulkan kekuatiran atau bahkan ketakutan.
Kandidat Jokowi yang memang belum memiliki track recordmasa lalu yang buruk
memenangkan pemilihan. Mungkin tahun 2019 Jokowi memilikirecordyang tidak
disukai masyarakat dengan kebijakannya sepertti menaikkan harga BBM bersubsidi
apapun alasannya.
Amsal Salomo menuliskan sebuah kata nasihat yang sangat menarik pada ayat di
atas. Salah satu bagian masa lalu yang hidup di masa kini adalah kenangan, dan
kenangan itu bisa mendatangkan berkat seperti dikatakan Salomo ketika ia berfokus
pada orang-orang yang menjalani hidupnya dengan benar. Sebaliknya nama yang
sudah buruk atau orang fasik menjadi busuk. Seperti makanan busuk tidak lagi bisa
dimakan, selain dibuang ke tempat sampah, atau tidak lagi diingat-ingat.
Jadi sangat penting bagi kita untuk membangun kehidupan yang baik. Mungkin saja
kita manusia yang penuh dengan kelemahan dan tidak selalu bisa membangun halhal baik dalam kehidupan kita. Namun agar kita nama kita dikenang orang di masa
yang akan datang dan mendatangkan berkat, kita perlu untuk hidup secara benar,
jujur, dan bertanggung jawab. Hal ini kita lakukan sebagai bagian untuk menjadi
berkat di masa yang akan datang. Dan setiap orang yang mengingat hal baik yang
kita lakukan saat ini, pasti akan membalas hal yang baik juga bagi kita. Ini adalah
sebuah hukum kehidupan yang berlaku pasti. (AT)
Refleksi :
Mulai membangun nama baikmu hari ini menjadi kenangan yang mendatangkan
berkat di masa yang akan datang.