PANGGILAN UNTUK WASPADA

jumat, 4 april 2014

PANGGILAN UNTUK WASPADA

“ Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun saatnya.” (Matius 25:13 )

Ada ungkapan lama “sedialah payung sebelum hujan”. Ungkapan ini ingin menggambarkan sikap waspada atau antisipatif terhadap situasi yang akan dihadapi. Kenapa harus waspada dan antisipatif? Masa depan adalah sebuah misteri yang tidak bisa diprediksi dan tidak mungkin dapat dikenali secara akurat. Manusia, sebagai mahkluk yang diberi akal dan pengertian oleh Tuhan tentu saja memiliki kemampuan-kemampuan dalam mempersiapkan masa depan. Tapi tetap saja, manusia sebagai mahkluk yang terbatas dan sebagai mahkluk ciptaan tidak akan mampu melihat masa depan secara pasti dan karenanya perlu waspada dan berjaga-jaga. Berjaga-jaga dan waspada artinya, kita bersiap sedia ketika masa depan itu tiba. Kita tidak terlambat, kita tidak tertinggal, tapi kita bisa mengisi masa depan dengan baik. Bacaan Alkitab hari ini merupakan sebuah perumpamaan tentang Kerajaan Sorga. Hal kerajaan Sorga adalah masa depan yang tidak pernah seorangpun yang tahu kapan datangnya. Itu merupakan sesuatu yang misteri dan Tuhan sendirilah yang berwewenang untuk menentukannya. 5 gadis yang bijaksana dan 5 gadis yang bodoh, 5 gadis yang menyiapkan minyak dalam buli-buli dan yang tidak menyiapkan minyak, 5 gadis yang masuk dalam perjamuan kawin, dan ada 5 gadis yang tidak dikenal dan tidak memperoleh kesempatan masuk ke dalam ruang perjamuan. Perumpamaan ini menggambarkan kondisi umat yang berwaspada terhadap masa depan dan yang tidak berwaspada terhadap masa depan. Hidup adalah anugerah yang Tuhan berikan kepada kita, karena itu hidup adalah kesempatan bagi kita untuk mengisinya dengan hal hal yang baik, yang benar, yang jujur, yang adil, dan yang berkenan Tuhan. Berjaga-jaga artinya panggilan untuk berwaspada dalam mengisi dan menjalani hidup ini, yaitu sebagai hidup yang memberi kemuliaan bagi nama Tuhan. Bagaimana dengan kita selaku warga kampus, siapkah kita memenuhi panggilan berwaspada?(AE)

Refleksi : Apakah kita sudah berwaspada? Dan apakah kita sudah mengisi hidup dengan sikap dan tindakan yang memuliakan nama Tuhan?