PERKATAAN YANG MEMBANGUN

2015-05-22

PERKATAAN YANG MEMBANGUN

“Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu,tetapi pakailah perkataan
yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya,
beroleh kasih karunia.”
(Efesus 4:29)”

Mulutmu adalah harimaumu. Pepatah lama ini mungkin sudah mulai dilupakan.
Berbagai peristiwa yang kita saksikan atau kita baca sering menyeret orang
terlibat dalam pertengkaran atau bahkan sampai dimejahijaukan karena
bicara sembarangan. Bicara yang membuat orang lain tersinggung, merasa tidak
nyaman dan kemudian melaporkan kepada pihak yang berwajib sebagai perbuatan
yang tidak menyenangkan.
Ironis sekali bila hal ini sampai terjadi. Apalagi kalau dilakukan oleh orang yang
terdidik. Bukankah pendidikan sejatinya tidak hanya penambahan wawasan dan
pengetahuan tetapi bagaimana pengetahuan itu menjadi bagian dari dirinya. Semakin
terdidik seseorang seharusnya penguasaan diri akan semakin baik. Penguasaan diri
tampak dalam hal memilih dan menggunakan kata-kata yang tepat, kata yang santun
dan bukan kata sembarangan yang tidak pantas untuk diucapkan. Menyimak apa
yang disampaikan oleh Pdt.Em.Kuntadi dalam suatu kesempatan bahwa kata-kata
itu bisa dicuci, disaring, diperhalus sebelum akhirnya “dibunyikan” sehingga orang
yang mendengar ucapan kita bisa menangkap makna, pesan tanpa harus merasa
tersinggung.
Menyimak apa yang ditulis oleh Pdt. Gilbert, tidak jarang perceraian dipicu oleh
ucapan yang sembarangan. Ucapan yang menyakiti pasangan. Perkataan yang baik
dapat menumbuhkan karakter. Sebaliknya perkataan yang sembarangan dapat
pula membunuh karakter. Setiap kita diberi pilihan setiap saat. Pilihan dalam
menggunakan kata-kata. Pilihan itu akan mempengaruhi penilaian orang lain
terhadap diri kita. Pilihan kata kita dapat membangun orang lain. Orang bijak berkata
pikir dulu sebelum bertindak, ya pikirkan dan pilihlah kata sebelum diucapkan, agar
kata kata kita bukan kata yang sembarangan. Tidak ada yang sempurna. Kemauan
untuk mencoba akan menolong untuk kita terus berubah dan berkembang menuju
ke arah yang lebih baik. Pilihlah perkatan yang dapat membangun dan citra positif
bagi yang mendengarnya. (SG)
Refleksi :
Mari bersama membangun melalui perkataan.