MEMBEDAKAN BERBAGAI JENIS “

2015-05-30

MEMBEDAKAN BERBAGAI JENIS “HIDANGAN”

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh
pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak
Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna”.
(Roma 12:2)”

Makanan jasmani mutlak dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan
hidup. Diet makanan yang sesuai dengan kebutuhan akan memelihara
kehidupan, sedangkan “makanan” palsu hanya akan merusak tubuh dan
kesehatan. Sebagai orang yang peduli akan kesehatan, kita tentu harus waspada
dalam menentukan apa yang akan masuk ke dalam tubuh kita. Kewaspadaan ini
tumbuh dari pengetahuan dan tanggung jawab. Hal ini mengandung konsekuensi
bahwa kita harus mampu membedakan mana makanan yang baik, tidak berpikiran
singkat makan asal kenyang saja.
Sebagai bagian dari konsekuensi kelahiran baru, kita harus mengalami pembaharuan
akal budi, yang memungkinkan kita untuk dapat membedakan berbagai ajaran,
kebiasaan, dan berbagai hal lain dalam kehidupan kita, yang berkenan kepada Allah.
Sayangnya, begitu terjadi kelahiran baru, umumnya yang terjadi adalah terlena,
lupa untuk melangkah dalam hidup baru itu, enggan untuk menggunakan otototot
baru rohani, dan berbagai perlengkapan rohani lainnya. Akibatnya, mudahlah
orang percaya itu diombang-ambingkan oleh berbagai angin pengajaran, membuat
berbagai dalih untuk tetap berbuat dosa, dan hal-hal negatif lain yang tidak sepatutnya
ditempuh orang percaya. Mereka menjadi nyaris tidak lebih baik daripada orangorang
yang belum percaya. Mereka tidak peduli dengan kualitas hidupnya sebagai
anak-anak Allah, yang penting asal ke gereja saja, asal tidak berbuat jahat, dsb.
Sebagai civitas academica di kampus ini, hendaknya kita mampu memilih mana
tindakan dan sikap yang berkenan kepada Allah, jangan berpandangan sempit hidup
hanya untuk hari ini, bekerja hanya untuk menyenangkan atasan, dsb. (PO)
Refleksi :
Apakah kita sanggup memilih dan sudah memilih hidup seperti apa yang hendak kita
jalani sebagai orang percaya di kampus ini?