KARENA AKU MURAH HATI (Matius 20 : 1 – 16)

2015-06-13

KARENA AKU MURAH HATI
(Matius 20 : 1 – 16)

” Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri
hatikah engkau, karena aku murah hati?”
(Matius 20 : 15)”

Adalah seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar rumah mencari pekerjapekerja
untuk kebun anggurnya. Kemudian pada pukul sembilan pagi, kembali
dia keluar rumah dan menemui orang-orang yang menganggur di pasar dan
tuan ini mengajak mereka juga untuk bekerja di kebun anggurnya. Tengah hari dan
sore hari tuan ini kembali keluar rumah dan melakukan hal yang sama. Pada kira-kira
pukul lima petang, kembali ia mendapati orang lain yang sedang menganggur, serta
mengajak mereka bekerja di kebun anggurnya. Malam hari tuan ini memanggil para
pekerja di kebun anggurnya dan memberi upah yang sama pada setiap pekerja, baik
yang masuk di awal yaitu pagi hari maupun kepada pekerja terakhir yang masuk
petang hari.
Dari perumpamaan diatas, walau ada ketidaksetujuan dari pekerja yang sudah
mulai bekerja dari pagi hari, karena mereka merasa diperlakukan pengupahan yang
tidak adil dengan orang yang hanya bekerja sebentar saja, namun pemilik kebun
anggur itu menegaskan bahwa ia bukan berlaku tidak adil tapi karena memang dari
awal sudah ada kesepakatan untuk besaran upah tersebut, dan karena kemurahan
hatinyalah sehingga pemilik kebun anggur mau memberikan upah yang sama pada
pekerja yang masuk terakhir.
Dalam Alkitab di jelaskan bahwa Allah menerbitkan matahari atau menurunkan
hujan tidak hanya untuk orang yang benar saja tapi matahari di terbitkan dan hujan
di turunkan bagi semua orang tanpa kecuali, termasuk orang yang tidak benar
juga karena sifat Allah yang murah hati. Karena kasihNya Allah bermurah hati
terhadap ciptaanNya. Jika Allah telah begitu bermurah hati terhadap ciptaanNya,
seharusnyalah umatNya pun dapat menerapkan hal yang sama yaitu kemurahan hati
ini di dalam kehidupannya sehari-hari, dalam setiap tingkah laku dan perbuatannya.
Karena dengan demikian umatNya dapat menyatakan kemurahan Tuhan melalui
perbuatan kita. (AG)
Refleksi :
Mari kita pancarkan kemurahan Tuhan pada orang-orang di sekitar kita.