BERJUANG SEGENAP HATI

2015-08-29

BERJUANG SEGENAP HATI

Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk
Tuhan dan bukan untuk manusia.
(Kolose 3:23)”

Sir William Wallace adalah seorang patriot pada abad ke-13 di Skotlandia. Kisah
kepahlawanannya difilmkan dengan judul “The Braveheart” yang dibintangi
aktor asal Australia Mel Gibson. Dalam kisahnya digambarkan bagaimana ia
berjuang sampai titik darah penghabisannya, berjuang demi tanah kelahirannya, agar
tidak dijajah oleh bangsa Inggris, hingga dihukum mati. Namun dalam film di atas,
di balik kisah patriotis tersebut tersirat kisah romantis, bagaimana ia sebenarnya
berjuang atas nama mendiang istrinya, yang dibunuh dalam sebuah penyerbuan
di desa di mana William tinggal. Ia melakukan seluruh perjuangannya tersebut atas
dedikasi kepada istrinya, hingga pisau guillotine memisahkan kepala dari tubuhnya.
Ayat di atas yang ditulis oleh Rasul Paulus kepada jemaat Kolose, memiliki
pesan yang sangat menarik terkait dengan sikap dalam bekerja atau berkarya.
Wycliffe memberikan tafsiran sebagai berikut: “Para hamba harus “terus bekerja
bukan hanya ketika diawasi atasannya dan memiliki motivasi ingin dipuji, tetapi
hendaklah mereka bekerja dengan tulus hati, yaitu dengan sikap pengabdian yang
tulus. Seluruh pekerjaan, bagi orang Kristen, adalah terutama untuk Tuhan, yang
menghakimi dengan segenap kejujuran dan keadilan.” Artinya bisa juga bagaimana
kita menghargai pekerjaan kita dengan nilai tertinggi dalam kehidupan kita, sehingga
dengan demikian akan mengeluarkan daya terbaik dalam kehidupan kita bagi
pekerjaan tersebut.
Namun seringkali dalam kehidupan ini, kita tidak memiliki sikap yang baik dalam
bekerja. Ada banyak alasan mungkin rasa malas, merasa tidak digaji sesuai dengan
apa yang dikerjakan, bersikap main-main saja; Dan celakanya jika kita tidak serius,
hasil yang kita peroleh dari pekerjaan itu seburuk yang kita telah keluarkan. Justru
ketika kita mampu mengeluarkan daya terbaik dalam kehidupan kita, maka hal yang
paling baik akan mengikuti sebagai hasilnya. (AT)
Refleksi :
Bekerjalah menurut nilai yang tertinggi untuk berkarya dalam kehidupan kamu.