DATANG MENGHADAP TUHAN

“Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya; kemudian
pergilah ia ke rumah TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.”
(2 Raja-raja 19:14)

Siap atau tidak siap setiap manusia akan menghadapi berbagai pergumulan
dalam kehidupannya. Hal yang membedakannya adalah bagaimana menghadapi
dan menangani pergumulan hidup ini. Ada orang yang ketika menghadapi
masalah langsung meminta bantuan kepada orang-orang yang dianggap mampu
menyelesaikan masalah yang dihadapi seperti meminta bantuan kepada ‘orang
pintar’ (dukun), sahabat terdekat, saudara yang kaya dan kepada rohaniwan. Dalam
pelayanan kunjungan kami kepada keluarga yang mengalami masalah dalam rumah
tangganya, mereka mohon didoakan tetapi kami sempat bertanya apakah pernah
meminta bantuan kepada orang lain? Mereka mengakui telah meminta bantuan
kepada orang yang dituakan dalam adat mereka (orang pintar) dan mereka diberikan
cincin untuk dipakai oleh anaknya dan sesuatu yang ditempatkan di depan pintu
rumah mereka. Hal ini adalah sebuah gambaran bahwa masih ada orang yang
mengaku Kristen datang kepada dukun (orang pintar) dalam menyelesaikan masalah
mereka.

 
Dalam nas hari ini dikisahkan Raja Hizkia menghadapi masalah yang besar yaitu
kerajaannya akan diserang oleh Raja Asyur yang terkenal telah mengalahkan dan
menumpas semua musuh-musuhnya. Ketika Raja Hizkia selesai membaca surat para
utusan, ia langsung pergi ke rumah TUHAN dan menyerahkan masalahnya kepada
Tuhan. Raja Hizkia berdoa memohon belas kasihan Tuhan dengan berkata : Ya
Tuhan, Allah Israel…Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi. Sendengkanlah
telingaMu ya Tuhan…selamatkanlah kami dari tangannya, supaya segala kerajaan
di bumi mengetahui, bahwa hanya Engkau sendirilah Allah, ya Tuhan (ay19). Doa
Raja Hizkia di dengar oleh Tuhan (ay 20), melalui perantaraan Yesaya, Tuhan berkata
apa yang telah kaudoakan kepada-Ku mengenai Sanherib, raja Asyur telah Kudengar.

 
Pengalaman raja Hizkia ini bisa menjadi contoh bagi kehidupan kita. Apapun persoalan
yang dihadapi datanglah kepada Tuhan yang empunya kehidupan ini. Tuhan akan
bekerja melalui caraNya untuk menolong setiap persoalan yang kita hadapi. Begitu
pentingnya relasi dengan Tuhan ! Yang perlu kita lakukan adalah memiliki kerinduan
untuk datang dan menyerahkan setiap persoalan kita kepada Tuhan. (RZA)

 
Refleksi:
Tuhan tidak pernah tuli untuk mendengar seruan doa umatNya.